
MetroTimes(Sleman)-Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman mengambil langkah strategis dengan menandemkan layanan Bus Sekolah “Si Bulan” pada operasional Trans Jogja jalur 14. Kebijakan ini diambil sebagai respons atas berkurangnya armada layanan dari pemerintah provinsi.
Sekretaris Dinas Perhubungan Sleman, Dwi Handoko Wiyoto, S.STP, M.Ec.Dev., menyampaikan bahwa sebelumnya jalur 14 dilayani oleh 4 armada bus dari Dishub Provinsi. Namun pada tahun 2026, jumlah tersebut berkurang menjadi 2 bus, sehingga diperlukan langkah penyesuaian.
“Untuk menjaga keberlangsungan layanan, khususnya bagi pelajar, Pemkab Sleman melalui Dishub mengambil kebijakan menandemkan Bus Sekolah ‘Si Bulan’ pada jalur 14 Trans Jogja,” ujarnya melalui via WA Senin, 27/4/2026.
Fokus Layani Pelajar
Menurutnya, kebijakan ini difokuskan untuk memastikan kebutuhan transportasi pelajar tetap terpenuhi dengan baik, aman, dan nyaman.
“Kami ingin memastikan anak-anak sekolah tetap mendapatkan akses transportasi yang layak, terutama di jalur yang sebelumnya cukup padat peminat,” tambahnya.
Jadwal Baru Lebih Tertata
Seiring dengan kebijakan tersebut, jadwal layanan Bus Sekolah “Si Bulan” juga telah diperbarui guna meningkatkan ketepatan waktu dan kenyamanan pengguna. Jadwal terbaru berlaku mulai 13 April 2026.
Layanan meliputi:
- Koridor 3: Pakem – Bandara
- Koridor 4: Bandara – Pakem
📍 Trayek: Terminal Pakem – Bandara Adisutjipto (PP)
Keunggulan Layanan
Bus Sekolah “Si Bulan” hadir dengan sejumlah keunggulan:
- Gratis untuk pelajar
- Jadwal lebih pasti dan teratur
- Aman dan nyaman
- Mendukung transportasi ramah pelajar
Imbauan kepada Pelajar
Sekretaris Dishub Sleman juga mengimbau para pelajar untuk memanfaatkan layanan ini secara optimal dengan tetap menjaga ketertiban sehingga perjalanan sekolah yang lebih aman, nyaman, dan hemat.
“Kami mengimbau agar pelajar datang lebih awal di halte serta mematuhi aturan selama di dalam bus demi kenyamanan bersama,” jelasnya.
Dengan adanya sinergi antara Bus Sekolah “Si Bulan” dan Trans Jogja, Pemerintah Kabupaten Sleman berharap layanan transportasi pelajar tetap berjalan optimal meskipun terjadi keterbatasan armada.(JQ)





