
METRO TIMES ( Ambon ) 17 Des — Dalam rapat Komisi III DPRD Provinsi Maluku dengan Pelindo Ambon hari ini (Rabu), diketahui bahwa pembangunan terminal penumpang yang sedang berlangsung menyebabkan pengurangan area parkir dan fasilitas. Namun, berbagai antisipasi sudah disiapkan.
Zahlan Supra dari Pelindo menyampaikan, tenda telah dipasang di luar terminal untuk penumpang transit yang menunggu sampai 6-8 jam, dan akan ditambah jika perlu. Toilet portable juga sedang dipasang setelah beberapa toilet tetap rusak akibat renovasi; sementara itu, penumpang bisa menggunakan toilet di Musalla dan kantor workshop (ruang tunggu buka 2 jam sebelum kapal tiba).
Selain itu, masyarakat diminta membatasi pengantar/penjemput dan pedagang PK5 diwajibkan berjualan di tempat yang ditentukan agar tidak menghalangi aliran penumpang. “Bawa barang sesedikit mungkin, lebih praktis bawa uang,” anjur Zahlan.
Renovasi ini adalah proyek multi-tahun, dengan paket pertama akan selesai tahun depan. Targetnya, pelabuhan Ambon akan setara dengan bandara dan memanusiakan semua masyarakat tanpa diskriminasi. DPRD juga memastikan akan terus memantau perkembangannya. ( Tasya Patti)




