
Metro Times (Purworejo) Usulan atau seruan untuk menghimpun dana sosial yang dipotong dari sebagian gaji pejabat politik dan Aparatur Sipil Negara (ASN) mulai ditanggapi oleh sejumlah pihak. Bahkan, Bupati dan Wakil Bupati Purworejo rela menyumbangkan seluruh gajinya selama masa tanggap darurat Covid-19, lantas berapa nominal yang disumbangkan oleh 45 anggota DPRD setempat?
Dari Informasi yang berhasil dihimpun, para nggota dewan menyerahkan donasi yang dikoordinir oleh Ketua DPRD Purworejo, Dion Agasi Setiabudi. Terkait iuran, Dion menyerahkannya ke masing-masing fraksi untuk menentukan besarnya donasi, tanpa ada paksaan.
“Dana terkumpul 33 juta dari seluruh fraksi (45 anggota DPRD),” kata Dion, ketika dikonfirmasi metrotimes di ruang kerjanya, Senin (6/4).
Ditanyakan mengenai mekanisme donasi, Dion, mengaku menyerahkan semuanya kepada masing-masing fraksi, maupun anggota. Namun Ia berharap, donasi ini dapat diberikan rutin setiap bulan.
Lebih lanjut Dion mengungkapkan, donasi kali ini akan diperbantukan untuk Posko Covid-19 yang ada di tiga titik, yakni Kecamatan Bener, Kecamatan Butuh, dan Pasar Krendetan. Sisanya akan disumbangkan kepada keluarga Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal.
Sementara itu, Muhammad Abdullah, Ketua Fraksi Nasdem, yang mencetuskan gagasan donasi untuk ASN dan pejabat politik, mengaku tetap konsisten menjalankan wacana tersebut.
“Kami potong Rp1 Juta untuk masing-masing anggota DPRD dari Partai Nasdem yang berjumlah lima orang,” katanya. (dnl)




