
MetroTimes (Jombang) – Komitmen Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Jawa Timur dalam membina generasi muda kembali mendapat perhatian nasional. Hal itu ditandai dengan dibukanya Perkemahan Akhir Tahun Ajaran Cinta Alam Indonesia (Permata CAI) ke-47 Tahun 2026 oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka, yang didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, di Bumi Perkemahan Kosambiwojo, Wonosalam, Kabupaten Jombang, Senin (29/6).
Kegiatan yang secara konsisten diselenggarakan oleh DPW LDII Jawa Timur ini menjadi salah satu wadah pembinaan karakter generasi muda melalui pendekatan kepemimpinan, kemandirian, cinta lingkungan, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan.
Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah memberikan apresiasi atas konsistensi DPW LDII Jawa Timur yang telah menyelenggarakan Permata CAI hingga memasuki tahun ke-47. Menurutnya, keberlanjutan kegiatan tersebut mencerminkan komitmen jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul.
“Permata CAI telah menjadi bagian penting dalam membangun karakter generasi muda melalui sinergi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, keluarga, dan lembaga pendidikan. Tema tahun ini, Merawat Alam, Menjaga Kehidupan, sangat relevan dengan kebutuhan bangsa dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan ketahanan pangan,” ujar Khofifah.
Sementara itu, Ketua Panitia Permata CAI 2026, H. Achmad Fawwaz Abd Aziz, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan generasi penerus agar memiliki karakter religius, disiplin, mandiri, bertanggung jawab, serta memiliki semangat kebangsaan yang kuat.
Menurutnya, melalui berbagai materi dan aktivitas selama perkemahan, peserta dibekali kemampuan kepemimpinan, kerja sama, kepedulian terhadap lingkungan, hingga pengamalan nilai-nilai Pancasila dan Empat Pilar Kebangsaan.
“Kami ingin membentuk generasi muda yang tangguh menghadapi tantangan zaman, memiliki kepemimpinan yang kuat, semangat kebangsaan, serta mampu menjaga keutuhan bangsa dengan mengamalkan Empat Pilar Kebangsaan,” ujar Fawwaz.
Selain menjadi ajang pembinaan karakter, Permata CAI juga menjadi ruang bagi para santri untuk memperkuat persaudaraan, meningkatkan kemandirian, serta menumbuhkan kecintaan terhadap tanah air sebagai bekal menghadapi bonus demografi Indonesia pada tahun 2045.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Presiden Gibran juga mengajak generasi muda untuk terus meningkatkan kualitas diri, memperkuat akhlak dan karakter, serta membekali diri dengan keterampilan dan jiwa kewirausahaan. Menurutnya, generasi muda akan menjadi penentu keberhasilan Indonesia saat memasuki puncak bonus demografi.
Pembukaan Permata CAI ke-47 turut menjadi momentum yang menunjukkan peran aktif DPW LDII Jawa Timur dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Melalui pembinaan yang berkelanjutan selama hampir lima dekade, LDII Jawa Timur terus berupaya melahirkan generasi muda yang profesional, religius, berkarakter luhur, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan bangsa.
(nald)




