
MetroTimes (Surabaya) – Universitas Widya Kartika (UWIKA) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Dua mahasiswa Program Studi Teknik Informatika UWIKA, Roger Jeremy dan Abraham Cahyadi, berhasil lolos seleksi dan memperoleh pendanaan penuh untuk mengikuti ajang bergengsi “Intelligent Robots” International Summer Camp 2026 yang akan berlangsung di Guangxi Normal University (GXNU), Guilin, China.
Program internasional tersebut akan diselenggarakan pada 21 Juni hingga 14 Juli 2026 dan didukung oleh Office of International Cooperation and Exchanges serta Confucius Institute. Kegiatan ini mempertemukan mahasiswa-mahasiswa terbaik dari berbagai negara untuk mendalami teknologi robotika dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Dalam program tersebut, Roger Jeremy dan Abraham Cahyadi akan mewakili Indonesia bersama peserta terpilih lainnya. Mereka akan mengikuti serangkaian pelatihan intensif yang berfokus pada pengembangan teknologi robot cerdas, mulai dari desain perilaku robot (Robot Behavior Design), optimasi parameter sistem, hingga simulasi dan pengujian sistem robotik terintegrasi.
Selain pelatihan teknis, para peserta juga akan mempelajari berbagai studi kasus kompetisi robotik internasional, melakukan debugging sistem, serta berkolaborasi dalam pengembangan solusi berbasis kecerdasan buatan dan robotika. Puncak kegiatan akan ditandai dengan penyelenggaraan Smart Robot Summer Camp Challenge, sebuah kompetisi yang menguji kemampuan peserta dalam merancang dan mengimplementasikan teknologi robot cerdas.
Tak hanya aspek akademik dan teknologi, program ini juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengenal budaya dan perkembangan teknologi di Guilin, China, melalui berbagai agenda pertukaran budaya dan kunjungan edukatif.
Kepala Program Studi Teknik Informatika UWIKA, Indra Budi Trisno, S.T., M.Kom., menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas pencapaian kedua mahasiswa tersebut.
“Ini adalah buah dari konsistensi kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan teknologi AI dan robotika. Lolosnya Roger dan Abraham ke program internasional di China bukan hanya menjadi prestasi pribadi, tetapi juga membuktikan bahwa mahasiswa Informatika UWIKA mampu bersaing di tingkat global,” ujarnya.
Ia berharap pengalaman dan ilmu yang diperoleh selama mengikuti program di China dapat dibawa pulang untuk memperkuat riset dan inovasi robotika di lingkungan kampus.
Keberhasilan ini semakin menegaskan komitmen UWIKA dalam mencetak talenta digital unggul yang siap menghadapi tantangan industri teknologi masa depan. Melalui berbagai program internasional, UWIKA terus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi global, memperluas jejaring internasional, serta berkontribusi dalam kemajuan teknologi Indonesia.
Dengan keberangkatan Roger Jeremy dan Abraham Cahyadi ke China, UWIKA optimistis semakin banyak mahasiswa yang terinspirasi untuk berprestasi dan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
(nald)




