
Metro Times (PURWOREJO) – Dinas Perhubungan Kabupaten Purworejo akan segera memproses dua ma jalan yang diusulkan Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU)
Kepala Dishub, Agus Widiyanto Jumat (6/3/2026) menjelaskan beberapa waktu lalu IPNU mengajukannsurat kepada bupati tentang usulan perubahan serta penambahan nama jalan. Usulan itu pun kembali disampaikan pada Forum Konsultasi Publik sera Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) pada Kamis (5/3/2026).
“Bupati sudah beri disposisi ke kami untuk menindaklanjuti. Setelah kita pelajari, ada Perda tahun 1994 tentang nama jalan. Apa yang diusulkan diubah namanya itu sudah masuk dalam Perda tersebut. Perubahan itu bisa dilakukan tapi harus menyesuaikan, harus memperbaharui Perda dan ini memerlukan waktu dan proses yang panjang,” ucap Agus.
Ruas jalan yang diusulkan untuk diganti namanya itu yakni Jalan DI Panjaitan dari Simpang Empat Mranti ke barat hingga Pertigaan Pondok Pesantren An Nawawi Berjan untuk diubah dengan nama baru menjadi Jl KH Hasyim Ashari.
Kedua ruas jalan cawang Seren ke timur hingga SPBU Lugosobo diusulkan menjadi Jalan KHRM Manshur Muchyidin Ar Rofi’i. Ruas tersebut saat ini belum ada namanya.
Agus memaparkan untuk ruas jalan yang diusulkan perubahan nama itu setelah ditelusuri rupanya terdapat tiga ruas jalan. Ia memastikan usulan tersebut akan ditindaklanjuti dengan diskusi-diskusi yang fokus pada perubahan nama jalan.
Dishub juga berencana melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat dan stakeholder untuk memberikan penguatan. Dengan demikian yang diusulkan tersebut layak dijadikan nama jalan di Kabupaten Purworejo.(dnl)




