
Metro Times (Purworejo) Banyaknya lubang serta minimnya penerangan di ruas Jalan Magelang–Purworejo, tepatnya sebelum pertigaan Tumbak Anyar dari arah Purworejo Kecamatan Loano, mengakibatkan 2 pengendara sepeda motor terperosok hingga mengalami luka parah pada Rabu (10/3) sekitar pukul 20.00 WIB. Kedua korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Islam (RSI) Loano oleh pihak kepolisian Polsek Loano guna mendapatkan penanganan medis.
Saksi mata kejadian, Jati Peristiwa, menyebut insiden kecelakaan tersebut berlangsung cepat. Saat kejadian, dirinya bersama istri sedang duduk santai di teras rumahnya dan tiba-tiba terdengar suara benturan keras (suara kendaraan kecelakaan, red). Dirinya pun bergegas menghampiri suara tersebut yang jaraknya lebih kurang 30 meter dari rumahnya.
“Saya sampai di lokasi kejadian, ternyata ada dua motor yang jatuh. Satu di sebelah kanan dari arah Purworejo dan satunya lagi di sebelah kiri dari arah Magelang. Kejadiannya sekitar jam 20.00 WIB,” kata Jati.
Salah satu korban diketahui bernama Taufik (26), warga Desa Ngabean Kecamatan Mirit Kabupaten Kebumen. Sementara korban satunya belum diketahui identitasnya. “Korban satunya kita tidak tahu nama dan alamatnya, soalnya tadi luka parah dan langsung dibawa ke RSI Loano oleh polisi,” ujarnya.
Menurut Jati, lokasi tersebut memang rawan terjadi kecelakaan. Pemicunya diduga akibat banyaknya jalan berlubang serta minimnya penerangan. Dirinya dan warga lain berharap, ada langkah cepat dari pihak terkait untuk segera memberikan perhatian agar tidak memakan korban-korban berikutnya.
Sementara itu, Kasi Pemeliharaan jalan Provinsi Purworejo-Kebumen, Edi Margono, saat dikonfirmasi metrotimes melalui tlpn WhatsApp menjelaskan bahwa sejak beberapa hari yang lalu hingga saat ini, timnya sedang mengerjakan penembalan di sepanjang Jalan Magelang – Purworejo.
“Tadi (hari ini) ada pengerjaan penembelan dari arah Bener ke selatan, mungkin belum sampai Tumbak Anyar. Setiap hari terus kita upayakan penambelan, apa lagi ini hujan terus pasti jalan banyak yang rusak. Kita harapkan sehari dua hari kedepan cuaca terang, sehingga senin besok jalan Magelang – Purworejo sudah baik atau tidak ada lagi yang berlubang,” jelasnya.
Diungkapkan Margono, pada tahun 2021 ini, anggaran untuk rehab atau peningkatan jalan memang tidak ada karena difokuskan untuk penanganan Covid-19. Meski demikian, pihaknya tetap mengupayakan jalan tetap baik dengan terus melakukan penambelan.
“Tapi kita tetap upayakan jalan tetap baik, hari Jumat dan Sabtu (12-13/3) besok kita kerjakan, sehingga hari Senin (15/3) sudah selesai,” ungkapnya. (DNL)





