- iklan atas berita -

Metro Times (PURWOREJO)– Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Purworejo menggelar Musyawarah Kerja Tahun 2026 sekaligus Musyawarah Kabupaten (Muskab) untuk masa bakti 2026–2031, Rabu (12/2/2026). Perwakilan dari PMI Provinsi Jawa Tengah hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam forum tersebut, peserta melakukan evaluasi program kerja PMI tahun 2025 sekaligus membahas rencana kegiatan tahun 2026. Agenda penting lain dalam musyawarah ini yakni memilih dan menetapkan Ketua PMI Kabupaten Purworejo untuk periode 2026–2031.

Ketua panitia, drg Ernawan Cahyo Winardi, MM menyampaikan bahwa musyawarah ini menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan program PMI kabupaten dengan PMI provinsi maupun pusat.

“Melalui musyawarah kerja dan muskab ini, kami ingin memastikan program PMI ke depan semakin terarah, terukur, dan selaras dengan kebijakan PMI di tingkat provinsi dan pusat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, PMI Kabupaten Purworejo juga memberikan penghargaan kepada kecamatan yang berprestasi. Reward diberikan atas pencapaian donor darah aktif dan keberhasilan pengumpulan Bulan Dana PMI tahun 2025. Penghargaan tersebut diraih oleh Kecamatan Ngombol, Bagelen, dan Butuh.

ads

Bupati Purworejo Yuli Hastuti, SH dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh jajaran PMI Kabupaten Purworejo atas dedikasi dan pengabdian dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Purworejo, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh jajaran PMI Kabupaten Purworejo atas dedikasi dan pengabdian dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan,” ucap bupati.

Baui Bupati, PMI menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam pelayanan sosial, penanggulangan bencana, pelayanan kesehatan, serta berbagai aksi kemanusiaan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Menurutnya, Musyawarah Kerja merupakan forum evaluasi dan perencanaan organisasi yang menyampaikan laporan pelaksanaan program dan pertanggungjawaban keuangan tahun 2025, serta menetapkan rencana kerja dan anggaran tahun 2026.

Ia berharap seluruh proses berjalan transparan dan akuntabel sehingga PMI semakin profesional dan responsif.
Terkait Musyawarah Kabupaten untuk memilih kepengurusan masa bakti 2026–2031, Bupati menilai hal tersebut menjadi momentum penting dalam menentukan arah organisasi ke depan.

“Kepengurusan yang terpilih diharapkan mampu memperkuat soliditas, meningkatkan kapasitas, dan memperluas sinergi, sehingga PMI Kabupaten Purworejo semakin profesional dan berkelanjutan dalam menjalankan tugas kemanusiaan,” tegasnya.

Dengan kepengurusan yang solid dan program kerja yang terarah, ia optimistis PMI Kabupaten Purworejo semakin dipercaya dan dicintai masyarakat serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya Purworejo yang berdaya saing, sejahtera, religius, dan inovatif. (dnl)