- iklan atas berita -

Metro Times (Purworejo)-Polres Purworejo sejak 9 Agustus lalu turun tangan membantu pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan stok beras di daerah ini. Sejauh ini sudah hampir 40 ton beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) terjual di lapak-lapak Polres dan jajaran.

Pada Kamis (14/8) Polres Purworejo membuka lapak di depan Mapolres Jl.Gajah Mada Purworejo. Operasi ini menyasar warga yang melintas dari arah Kutoarjo menuju Purworejo kota.

“Untuk siang ini kita bawa 1 ton 250 kilogram. Itu sudah hampir gabis,” ujar Kapolres Purworejo, AKBP Andry Agustiano di sela kegiatan tersebut.

Ia mengutarakan, program ini operasi beras murah ini dilaksanakan Polres dan seluruh jajaran, dari Polsek, Primkopol. Polres juga membuka lapak di halaman kantor Samsat untuk mengoptimalkan operasi ini.

“Sudah hampir 40 ton berhasil kami jualkan. Operasi ini dimulai pada 9 Agustus lalu dan akan terus berlanjut hingga Desember mendatang,” ujarnya.

ads

Menurut Kapolres, operasi ini digelar untuk membantu Perum Bulog dalam menjaga stabilitas stok serta harga beras di Kabupaten Purworejo. Ia menyakini stabilitas pangan akan berdampak terhadap kondusifitas Kamtibmas.

Selain itu, lanjut Kapolres, operasi ini juga sekaligus dilaksanakan untuk mencegah aksi penimbunan beras di Purworejo. Sejauh ini Purworejo masih cukup aman dari aksi penimbunan, Polres akan terus memantau perkembangan situasi pasar.

Kapolres pun mengimbau warga tetap tenang terhadap stok beras di Purworejo. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Perum Bulog bahwa saat ini stok beras di daerah ini masih sangat aman.

“Stok di Bulog masih melimpah. Warga tak perlu khawatir. Untuk kelangkaan, saya rasa Purworejo sangat aman,” imbuhnya.

Penyaluran beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) merupakan instruksi pemerintah pusat untuk menjaga stabilis harga beras nasional. Dalam program ini Badan Pangan Nasional menugaskan Bulog untuk melakukan penyaluran.

Dalam program ini Polres Purworejo menjual beras SPHP dengan harga Rp 58 ribu perkarung kemas 5 kg atau Rp11.500/kg. Polres menargetkan masyarakat berpenghasilan rendah dalam penyaluran beras ini.

“Kegiatan ini sebagai wujud nyata Polres bersinergi bersama Bulog dalam mendukung program ketahanan pangan. Beberapa waktu lalu kita panen sekaligus tanam jagung dan saat ini lanjut untuk mendukung penyaluran beras program SPHP,” demikian sebut Kapolres.(tyb)