
MetroTimes (Surabaya) — Musyawarah Daerah (Musda) ke-X Badan Pengurus Daerah (BPD) Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (GINSI) Jawa Timur resmi menetapkan Hana Bela Dina sebagai Ketua DPD GINSI Jawa Timur periode 2026–2030. Musda ini mengusung tema “Sinergi Emas Jawa Timur: Mewujudkan Perdagangan yang Berkelas dan Berdaya Saing Global”.

Dalam pidato perdananya sebagai ketua terpilih, Hana Bela Dina menegaskan bahwa dinamika dan perbedaan pilihan yang terjadi dalam proses Musda bukanlah upaya memecah organisasi, melainkan bukti bahwa GINSI adalah organisasi yang dewasa, demokratis, dan berlandaskan etika.
“Mulai saat ini, tidak ada lagi perbedaan pilihan. Yang ada hanyalah satu tujuan bersama, yaitu mewujudkan GINSI Jawa Timur yang solid, bermartabat, dan kuat dalam memperjuangkan kepentingan anggotanya,” tegas Hana Bela Dina di hadapan peserta Musda.
Ia mengakui tantangan ke depan tidak ringan. Dinamika regulasi, perubahan iklim usaha, serta tuntutan profesionalisme organisasi menuntut kepemimpinan yang tegas, terbuka, dan bekerja nyata. Karena itu, ia berkomitmen untuk mengembalikan dan menjaga marwah GINSI sebagai organisasi yang berwibawa dan dihormati.
Adapun beberapa komitmen utama kepemimpinannya antara lain menjadikan BPD GINSI Jawa Timur sebagai rumah besar yang adil dan inklusif bagi seluruh anggota tanpa terkecuali, memperkuat peran advokasi dan komunikasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan, serta menata organisasi secara profesional, transparan, dan akuntabel agar setiap program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh anggota.
“Saya tidak bisa bekerja sendiri. Kekuatan visi terletak pada kebersamaan dan partisipasi aktif seluruh anggota. Mari kita jadikan periode 2026–2030 sebagai masa kebangkitan GINSI Jawa Timur, di mana kepercayaan anggota tumbuh, soliditas menguat, dan GINSI hadir sebagai mitra strategis dunia usaha dan pemerintah,” ujarnya.
Hana Bela Dina juga memohon dukungan dan kerja sama dari seluruh keluarga besar GINSI Jawa Timur, seraya berharap agar amanah kepemimpinan yang diembannya senantiasa mendapat bimbingan Tuhan Yang Maha Esa.
Sementara itu, Ketua Umum Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (GINSI), Capt. Subandi, dalam sambutannya berpesan agar kepengurusan terpilih dapat bertanggung jawab penuh terhadap kesehatan dan keberlangsungan organisasi GINSI di Jawa Timur.
“Saya berpesan kepada pengurus terpilih agar terus menjaga komunikasi yang baik, baik dengan pengurus pusat, seluruh anggota, asosiasi-asosiasi terkait, maupun dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah di Jawa Timur,” kata Capt. Subandi.
Ia menekankan pentingnya sinergi dan komunikasi yang konstruktif agar GINSI Jawa Timur mampu berperan aktif sebagai mitra strategis pemerintah serta menjadi wadah yang kuat bagi para importir dalam menghadapi tantangan perdagangan nasional dan global.
Dengan kepemimpinan baru ini, GINSI Jawa Timur diharapkan semakin solid, profesional, dan berdaya saing dalam mendukung pertumbuhan dunia usaha serta perekonomian daerah.
(nald)




