
Metro Times (Semarang) Direktur Utama PT Sarana Insan Mandiri, yang merupakan perusahaan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia, Herry Darman, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Keluarga Alumni Universitas Wahid Hasyim Semarang (KAWAH), dalam agenda Musyawarah Nasional (Munas) Ke-3, yang diselenggarakan di auditorium Fakultas Kedokteran Unwahas, Semarang, Minggu (24/2/2019).
Terpilihnya Herry, karena dua pesaingnya, yakni, Direktur NU Care-LAZISNU Jateng, Muhammad Mahsun, dan Muhammad Sodri, yang merupakan anggota DPRD Kota Semarang, legowo memasrahkan pucuk pimpinan ke Herry melalui lobby dan musyawarah mufakat, dalam acara yang bertemakan ‘Revitalisasi Peran Alumni menuju Unwahas go Internasional’ tersebut.
“Sesuai visi yang saya janjikan, akan menjadikan KAWAH sebagai wadah silaturrahmi, dengan begitu bisa turut mewujudkan visi dan misi Unwahas yang professional dan bermartabat. Saya akan menjaga amanah ini dengan baik dan nantinya bermanfaat untuk seluruh alumni,” kata Herry Darman, usai terpilih.
Dengan begitu, Herry bakal memimpin 11.797 alumni Universitas Wahid Hasyim (Unwahas). Sedangkan misi yang akan diusung advokat yang memiliki klien artis nasional ini adalah, mewujudkan KAWAH menjadi organisasi alumni bertaraf Internasional, kemudian menata administrasi secara professional dan terbuka, menjadikan organisasi KAWAH sebagai wadah yang peduli terhadap alumni dan civitas akademika Unwahas.
“Misi saya juga menjadikan KAWAH menjadi organisasi yang cinta almamater, dengan menanamkan nilai – nilai ahlussunnah wal jamaah serta cinta kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Pancasila,” jelasya.
Wakil Rektor II Unwahas, Andi Purwono, berharap nantinya seluruh alumni benar-benar bisa diakomodir dalam wadah organisasi. Apalagi, lanjutnya, dari 11.797 alumni tersebut tersebar di seluruh Indonesia dan luar negeri. Dikatakannya, alumni Unwahas sudah tersebar di Afganistan, Thailand, Timur Leste dan Irak.
“Potesi kita cukup besar, harapanya salah satu program kerja alumni dapat megoptimalkan para alumni, dengan begitu Munas Ke-3 ini menghasilkan sosok ketua dan pengurus yang mau berhidmah membesarkan Uwahas dan alumni,”kata Andi Purwono, yang hadir mewakili, Rektor Unwahas, Prof Mahmutarom.
Sedangkan mewakili Yayasan Wahid Hasyim Semarang Prof Dr Noor Achmad, menyampaikan, yang menduduki posisi penting alumni Unwahas memang cukup banyak, namun jumlah itu kalah karena memang belum bayak yang berhasil, sehingga ia meminta Kawah harus bisa memberikan informasi dan memfasilitasi pengembangan dan pekerjaan para alumni. Ia juga meminta, para pengurus alumni bisa membangun jaringan yang kuat. Termasuk apabila ada alumni yang bertarung dalam Pilkada dan Pileg, dari partai apapun, ia meminta didukung, tanpa perlu melihat partai pengusungnya.
“Jangan segan-segan juga mengatakan sebagai alumni Unwahas, disinilah jarigan akan terbentuk secara luas, jadi alumni harus bangga, terang-terangan dan jujur saja mengatakan sebagai alumni Unwahas,”pesannya. (jon/dnl)





