- iklan atas berita -

 

MetroTimes (Surabaya) – Muhammad Akbar Nakula dan Muhammad Akbar Sadewa memiliki kepandaian dalam menghafal ayat-ayat Al Qur’an, dengan suara yang bagus. Walaupun usia Nakula dan Sadewa masih anak-anak yang baru kelas 1 SD, tetapi sudah bisa dan lancar melantunkan ayat suci Al Qur’an.

Nakula dan Sadewa walaupun memiliki kekurangan dalam penglihatan, namun semangat untuk belajar menghafalkan ayat suci Al Qur’an tetap tinggi.

Ibu Anita merupakan ibu dari Nakula dan Sadewa menyampaikan bagaimana anak-anaknya bisa mendapat bantuan yang tidak terbayang sebelumnya dari Ibu Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya.

ads

“Saya saat itu di Bojonegoro bersama anak-anak, terus saya di telpon sama Cak Suro, ‘Bu besok dipanggil Bu Risma’. Pagi saya langsung ke kediaman Bu Risma. Dan kebetulan sekali si kembar ini ngefans berat dengan bu Risma. Jadi sering kali minta di stelin youtubenya bu Risma. Dia kepingin tau banget, bu Risma itu seperti apa, sementara ini cuma dengar suara,” terang Anita di kediamannya Gading Indah Utara Surabaya, Minggu (1-11-2020).

Lanjut Anita menyampaikan, saya bersyukur alhamdulillah beliau berkenan si kembar ini di undang ke kediaman. Di kediaman bersama Cak Suro juga, ketemu sama bu Risma. Disitu si kembar ini happy sekali, begitu happynya dia ketemu bu Risma sampai mendoa-doakan. Bu Risma nanti rumahnya ta kasik lift ya. Alhamdulillah bu Risma juga bahagia, terus si kembar ini disuruh ngaji di depannya bu Risma dan bu Risma lihat anak ini cerdas banget. Sayangnya dia tidak bisa melihat, dan alhamdulillah bu Risma punya niatan untuk mengobati.

“Nakula dan Sadewa terus dikirim ke Prof. dr. Herdian, lalu diperiksa semuanya sampai bagian dalamnya dan itu setahu saya biayanya mahal. Alhamdulillah saya dibantu dengan bu Risma,” tutur Anita.

Menurut Prof. dr. Herdian ini butuh nutrisi yang banyak untuk pertumbuhan matanya, karena bagian dalam itu memang belum tumbuh sempurna. Semoga dengan berjalannya waktu dia mendapat nutrisi yang banyak itu bisa tumbuh, paling tidak ada sedikit cahaya buat si kembar Nakula Sadewa.

“Setelah itu bu Risma WhatsApp (WA), karena beliau janjikan belikan printer komputer tuna netra. Masih diorderkan karena memang sulit karena bukan untuk orang umum. Bu Risma ngomong di WA ‘Sebentar ya kalau ordernya sudah dapat diantar ke rumah’,” tiru Anita.

“Krisna Sumardi Putra kakaknya Nakula Sadewa kebetulan kuliahnya di UINSA itu protol karena saya kena pandemi tidak bisa kerja, akhirnya kuliahnya protol, tapi alhamdulillah kemarin dibantu sama bu Risma, anak saya bisa kuliah lagi, bisa diberi pekerjaan untuk nantinya bisa bantu-bantu adiknya,” tegas Anita.

Menurut Anita, saya bersyukur banget, saya sama sekali tidak menyangka, saya sampai nangis dua jam. Saya tidak menyangka kalau bu Risma baik banget, mau bantu anak seperti ini. Apalagi dia juga anak yatim. Saya hanya bisa mendoakan, beliau sangat baik, mudah-mudahan selalu diberi kesehatan, tambah sukses kedepannya. Karena beliau selalu eling wong cilik, itu yang membuat saya tidak menyangka sama sekali. (nald)