- iklan atas berita -

Metro Times (Surabaya) – IKASDASA dalam bulan Muharram ini mempunyai program berbagi kepada anak yatim. Alumni SMP Negeri 10 Surabaya melaksanakan berbagi kebahagiaan dengan anak-anak didik SMP Negeri 10 Surabaya yang tidak mempunyai orangtua (Yatim piatu).

Drs Bambang Udi Ukoro SH, MSi, ketua IKASDASA, mengatakan kita kemarin sudah berbagi kepada anak yatim piatu 51 anak, ini yang ke dua di kegiatan ini kita ingin memberi kepada adik-adik yatim piatu yang sekolah di SMPN 10 Surabaya. Kita dari alumni SMPN 10 memberikan suatu perhatian berupa bantuan.

“Bantuannya berupa dana yang kita sediakan, kita juga mensuport sepatu traker, kemudian ada juga makanan MC Donal dari alumni. Alumni tahun 1991 memberikan sembako, dan alumni tahun 1986 memberi berupa alat tulis sekolah,” ucap Bambang.

Bantuan semua jumlahnya 20 untuk 20 siswa yang yatim.

Lanjut Bambang menjelaskan, ini bentuk perhatian kita, walaupun kecil yang kita berikan, tetapi mudah-mudahan bermanfaat, dan harapan kami kepada anak yatim yang kita bantu, yaitu yang pertama : Kami ingin walaupun yang bersangkutan yatim piatu, tetapi tetap semangat dalam menempuh pendidikan, dan yang kedua : Semangat dalam mengisi hidup.

ads

“kami berharap untuk alumni yang lain ada perhatian juga untuk berbagi kepada sesama, khususnya anak yatim. Karena bagaimana pun juga semuanya dapat tuntutan memberikan suatu aktivitas yang bermanfaat bagi sesama,” tuturnya.

“Kami memberi sedikit ini sifatnya menggugah, memancing supaya yang lain juga terpancing atau terspirit dengan aktivitas yang kami laksanakan,” pungkas Bambang.

Agung Adrianto Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) untuk urusan kesiswaan, mengatakan untuk agenda ini kami atas nama sekolah mengucapkan banyak-banyak terima kasih sekali, apalagi ini dari para alumni yang menunjukkan adanya kepedulian dan juga tentunya adik-adik merasa bahwa mereka selama ini tidak berdiri sendiri, apalagi ini bantuan dari kakak kelas walaupun beda jauh, tapi itu lebih-lebih mengena ke anak-anak daripada bantuan dari lembaga-lembaga yang mereka tidak kenal.

Jumlah siswa yang yatim piatu di sekolah SMP Negeri 10 Surabaya ada 132 anak.

“Kami bertrimakasih sekali, karena memang kondisi di sekolah masih banyak yang membutuhkan dan memang dari yatim piatu ini sejumlah 132 anak, dan bantu dirintis dari alumni SMPN 10, mulai dari awal, mulai dari 20, setahu saya ini tidak pertama kali, sudah beberapa kali dilakukan,” ucap Agung Adrianto yang juga guru olahraga.

“Kebetulan hari ini kita konsen yang kelas 9 dari beberapa kelas misalnya kelas 7, dan 8. Yang kelas 7 belum semua terdata anak yatim, jadi sementara jumlahnya 132, berdasarkan data tahun kemaren,” tutup Agung. (nald)