
MetroTimes (Surabaya) –PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk telah melaksanakan kegiatan Inaugurasi dan Pengumuman Desa Terbaik Program Desa BRILiaN Batch 3 Tahun 2025 yang merupakan penanda berakhirnya seluruh rangkaian pelatihan dan pembinaan terhadap lebih dari 300 desa peserta dari seluruh Indonesia.

Prof. Dr. Koko Srimulyo, Drs., M.Si., Wakil Rektor Bidang Ekosistem Entrepreneurial dan Pengembangan Bisnis Universitas Airlangga. Dalam sambutannya, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam mempercepat pembangunan desa secara berkelanjutan. Kolaborasi tersebut bukan hanya simbol kerja sama, melainkan menjadi wujud nyata dari pengabdian masyarakat yang berdampak. Dengan menggabungkan kekuatan ilmu pengetahuan dan ekonomi, kita menciptakan desa-desa yang produktif, adaptif, dan berdaya saing.

Sementara itu, pada kesempatan lain Muhammad Candra Utama, Senior Executive Vice President Ultra Micro PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, menyampaikan bahwa Program Desa BRILiaN merupakan bagian dari komitmen BRI untuk memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan desa berbasis potensi lokal serta mendorong BUMDesa dan Koperasi Desa sebagai motor penggerak ekonomi melalui inovasi, digitalisasi, dan keberlanjutan, sejalan dengan semangat pemerataan pembangunan dan pencapaian SDGs Desa.
Sebagai keynote speaker, Dr. H. Tabrani, M.Pd., Direktur Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa dan Daerah Tertinggal, Kementerian Desa PDTT, memaparkan arah kebijakan pembangunan desa dalam konteks Asta Cita pemerintah 2025–2029. “Membangun dari desa adalah mandat besar pembangunan nasional. BUMDesa harus bertransformasi menjadi penggerak ekonomi berbasis digital, inklusif, dan hijau. Sinergi antara pemerintah, akademisi, dan dunia usaha merupakan kunci dalam menciptakan ekosistem desa yang berkelanjutan,” tegasnya.
Selanjutnya, Prof. Dr. Zaenal Fanani, SE., MSA., Ak., CA., ACPA, Direktur Airlangga Executive Education Center (AEEC), menyampaikan program pendampingan yang dilaksanakan oleg tim BRI dan Universitas Airlangga kepada 15 desa terbaik. Pendampingan ini mencakup pengelolaan keuangan desa, penyusunan SOP unit usaha BUMDesa, strategi pemasaran digital, hingga pemanfaatan produk dan layanan BRI.
Berikut 15 desa terbaik yang akan mendapatkan pendampingan intensif dan Apresiasi, yaitu Desa Baluk (Bali), Desa Banyuroto (Jawa Tengah), Desa Bayah Timur (Banten), Desa Bodag (Jawa Timur), Desa Bukit Makmur (Jambi), Desa Cikahuripan (Jawa Barat), Desa Doudo (Jawa Timur), Desa Gemuruh (Kepulauan Riau), Desa Krowe (Jawa Timur), Desa Lopait (Jawa Tengah), Desa Patuk (DI Yogyakarta), Desa Sawarna (Banten), Desa Susukan (Jawa Barat), Desa Tersidilor (Jawa Tengah), dan Desa Tualang (Riau).
Program Desa BRILiaN 2025 Batch 3 menjadi bukti nyata sinergi hexa-helix – pemerintah, masyarakat, akademisi, dunia usaha, media, serta regulasi dapat mendorong dan meningkatkan daya saing desa sehingga desa dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang tangguh demi terwujudnya Indonesia Emas 2045.
(nald)





