- iklan atas berita -

 

 

MetroTimes (Surabaya) – Dalam upaya mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah serta koperasi, Perum Jamkrindo Kanwil VI Surabaya terus berusaha meningkatkan perannya. Seperti diketahui, usaha mikro, kecil, dan menengah menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia.

PT. Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) mencatatkan telah melakukan penjaminan KUR senilai Rp 102,67 di sepanjang 2020. Nilai itu melonjak dibandingkan penjaminan KUR di 2019 sebesar Rp 59,01 triliun. Dan target penjaminan KUR di 2021 ada di Rp 110 triliun.

Pemimpin Wilayah Jamkrindo Kanwil VI Surabaya Loesdarwanto menyampaikan, dalam masa pandemi covid-19, PT Jamkrindo kanwil VI Surabaya yang mempunyai membership 9 (sembilan) kantor di seluruh wilayah Jawa Timur yang diberikan amanah untuk tetap mentoring (mendampingi) pertumbuhan dan ketahanan usaha para pelaku UMKM dan koperasi dalam menghadapi kondisi yang menantang ini.

ads

“Program penjaminan KUR dan penjaminan Kredit Modal Kerja (KMK) PEN untuk meningkatkan mentalitas dan jalan untuk mentoring para pelaku UMKM dan dengan kolerasi tetap bisa bertahan melanjutkan bisnisnya,” terang Kakanwil VI Jamkrindo Surabaya melalui telpon, Jumat (5-3-2021).

Selain melakukan penjaminan KUR, Jamkrindo juga memberikan penjaminan non KUR senilai Rp 77,23 triliun pada 2020. Lalu juga melakukan penjaminan kredit modal kerja (KMK) PEN sebesar 8,7 triliun.

Ia juga menjabarkan, Jamkrindo akan memprioritaskan kepada UMKM-UMKM yang terdampak Covid-19 dan program KUR Super Micro untuk para tenaga kerja yang terkena PHK dan ibu-ibu rumah tangga yang akan memulai berusaha.

“PT. Jamkrindo terus bersama members kanwil berkomitmen untuk tetap mendorong pelaku usaha UMKM dan koperasi untuk tumbuh dan berkembang di masa pandemi covid19 ini. Dengan semangat dan inovasi yang terus menerus dan kami yakin para pelaku usaha akan bisa melalui masa perekonomian yang cukup menantang ini,” pungkas Loesdarwanto. (nald)