- iklan atas berita -

 

MetroTimes (Surabaya) – Java Coffee and Flavors Festival (JCFF) 2026 sukses menjadi ajang strategis dalam memperkuat daya saing UMKM sekaligus memperluas akses pasar bagi komoditas unggulan Jawa. Selama tiga hari penyelenggaraan di Alun-Alun Surabaya, festival yang diinisiasi Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kota Surabaya itu berhasil membukukan potensi transaksi business matching sebesar Rp92,45 miliar.

Mengusung tema “From Local Flavors to Global Horizons”, JCFF 2026 menghadirkan lebih dari 110 UMKM serta melibatkan 72 UMKM binaan Bank Indonesia se-Jawa, lebih dari 25 UMKM binaan Pemerintah Kota Surabaya, hingga pelaku artisan tea dan modern coffee shop. Festival tersebut juga mendapat sambutan luar biasa dengan jumlah pengunjung luring dan daring mencapai lebih dari 160 ribu orang.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Ibrahim, menegaskan bahwa JCFF merupakan bagian dari upaya memperkuat ekonomi daerah melalui peningkatan kualitas produk, inovasi, digitalisasi transaksi, serta perluasan akses pasar hingga ke tingkat internasional.

Selain menjadi ajang promosi produk unggulan, JCFF juga membuka peluang kerja sama bisnis melalui business matching yang mempertemukan pelaku usaha dengan investor domestik, internasional, dan sektor perbankan. Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Jawa Timur sehingga mampu menghasilkan potensi transaksi yang signifikan.

ads

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta, dalam sambutannya menekankan pentingnya hilirisasi komoditas unggulan agar mampu menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional. Menurutnya, Jawa memiliki potensi besar sebagai pusat agroindustri sehingga perlu didukung dengan penguatan kapasitas UMKM, akses pembiayaan, perluasan pasar ekspor, serta rantai pasok yang semakin kuat.

Pada kesempatan yang sama, Bank Indonesia juga meluncurkan QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026 sebagai langkah memperluas ekosistem pembayaran digital yang inklusif dan mendukung sektor perdagangan maupun pariwisata.

Melalui penyelenggaraan JCFF 2026, Bank Indonesia bersama seluruh pemangku kepentingan berharap komoditas kopi, kakao, cokelat, teh, dan rempah-rempah Indonesia semakin dikenal di pasar dunia, sekaligus menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah, memperkuat sektor pariwisata heritage Kota Surabaya, serta mempercepat terwujudnya Indonesia Emas 2045.

(nald)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!