- iklan atas berita -

Metro Times (Magelang) Adanya wabah virus covid-19, sangat berdampak sekali kepada dunia, tidak terkecuali Indonesia, khususnya Kota Magelang. Tidak hanya dirasakan oleh para pengusaha saja, namun masyarakat kecil sangat menjerit dengan adanya virus covid-19 ini.

Di tengah krisis virus covid-19, masih ada segelintir orang atau komunitas yang melakukan aksi sosialnya, membantu sesama karena pandemi covid-19 yang sampai detik ini belum berujung.

Seperti yang dilakukan Komunitas Mbolang Peduli, yang di ketuai oleh Tika ‘The Omah’, pada hari ini Jumat (27/08/2021) telah melakukan aksi sosial kepada masyarakat tidak mampu di Kota Magelang.

Dikatakan oleh Tika, bahwa komunitas ‘Mbolah Peduli’ ini terbentuk berawal dari hobby olahraga yang sama, dan juga terbentuk arisan bulanan.

ads

Ditambahkan, masih menurut Tika, pada siang ini dirinya bersama komunitasnya mendatangi 3 (tiga) target yang kebetulan kesemuanya berada di Kota Magelang. Dimana target pertamanya bernama Risky (penyandang disabilitas) warga Kedungsari, Kec. Magelang Utara, Kota Magelang.

Sementara target kedua adalah warga kurang mampu yang mempunyai 7 (tujuh) anak, bernama Ibu Tutik warga Malangan, Kecamatan Magelang Selatan. Dan untuk target ketiga adalah Merkiansah, warga Kampung Jaranan, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang.

“Alhamdulillah, pada siang hari ini kami atas nama Mbolang Peduli masih bisa berbagi kepada tiga orang hebat di Kota Magelang. Walaupun dengan keterbatasan komunitas kami, kami tetap bertekad, kami berguna bagi sesama,” ungkap Tika, salah satu punggawa Mbolang Peduli.

Sebelum membantu, masih menurut Tika, pihaknya terlebih dahulu turun ke lapangan untuk mengecek kondisi riil sasaran yang akan menerima bantuan dari mereka.

“Kami tidak asal kasih bantuan, kami pastikan dulu yang bersangkutan layak atau tidak dibantu. Karena target kami kesemuanya hampir tak berdaya secara ekonomi,” ucap Tika kepada metrotimes.news

Komunitas Mbolang Peduli terbilang memang masih sangat kecil. Namun, dengan rasa kemanusiaan yang tinggi, Mbolang Peduli terpanggil untuk membantu yang lapar sangat begitu tinggi.

“Pada prinsipnya, kami makan mereka juga makan. Jadi kami berharap, semakin banyak orang yang rela berbagi untuk sesama di tengah pandemi covid-19 yang belum tahu kapan akan berakhir ini,” jelasnya.

Sementara menurut pengakuan Ibu Tutik warga Kampung Malangan, dirinya mengaku sangat senang dan bahagia saat kedatangan Komunitas Mbolang Peduli yang membawa bantuan berupa uang, sembako, susu dan kue kering. Dirinya sangat terharu saat menerima bantuan dari Mbolang Peduli ini.

“Saya mengucapkan sangat terimakasih banyak, saya hanya tidak menyangka ada orang yang peduli dengan kondisi saya ini. Terimakasih banyak atas kepeduliannya,” ujar Tutik, warga kurang mampu yang mempunyai anak 7 (tujuh). (rif)