
MetroTimes (Magelang) Hidup yang bahagia, hidup yang sukses, hidup yang bahagia adalah keinginan semua orang. Tetapi semuanya itu datang dari Tuhan, karena manusia hanya bisa pasrah untuk menerima takdir yang telah dituliskannya.
Ketika kita melihat orang yang kurang beruntung di depan mata kita, apa kita akan diam, apa kita akan peduli.
Di Kota Magelang ternyata juga ada sebuah Komunitas yang beraksi dan berjalan di aksi sosial. Mereka ada Komunitas Cah Magelang. Anggotanya juga bukan dari Kota Magelang saja, tetapi dari Kabupaten Magelang juga sangat banyak.
Minggu (1/4/2018) Komunitas Cah Magelang (CM) melakukan aksinya. Pada kesempatan ini Komunitas CM melakukan renovasi disebuah bekas gudang untuk kemudian disulap menjadi tempat yang layak untuk disinggahi sekaligus untuk beristirahat.
Tempat yang direnovasi ini nantinya untuk tempat tinggal Mbah Martini yang kesehariannya tidurnya di emperan Toko atau Warung beralaskan karung (bagor) dan sesekali kedinginan dan tidur di dalam bekas meja yang sudah reyot.
Mbah Martini hidup sebatang kara, suami dan anak-anaknya sudah meninggal dunia, hidupnya berpindah-pindah menumpang di Emperan Toko atau Warung dan pinggir jalan. Pengalaman hidupnya yang begitu pahit ini membuat anggota dari Komunitas CM ini meneteskan air mata. Begitu kuat dan tegar sosok Mbah Martini ini, meskipun di usia yang sangat renta ini, Mbah Martini ini tidak mau meminta-minta kepada banyak orang, melainkan berjuang dengan memulung untuk mempertahankan hidupnya.
Berbekal informasi dari Sosmed, Komunitas CM akhirnya melakukan aksi sosial untuk Mbah Martini. Beralamat di Kampung Nambangan Rt 02 Rw 12 Kelurahan Rejowinangun Utara, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang, Komunitas CM bekerjasama dengan RT, RW dan warga setempat membuatkan tempat yang layak untuk nantinya ditinggali oleh Mbah Martini. Memang bukan ruangan yang mewah, tetapi anggota Komunitas CM dengan dibantu oleh warga mencoba membersihkan dan menyulap ruangan menjadi kamar yang setidaknya bisa menjadi tempat Mbah Martini.
Salahsatu anggota dari Komunitas CM yang biasa disapa dengan nama Mas Budi mengatakan, Komunitas Cah Magelang tidak hanya bergerak di bidang sosial saja, tetapi juga banya hal. Komunitas CM berusaha menstimulus warga Magelang untuk saling membantu, tolong menolong antar sesama dan menjadikan Magelang menjadi berkarakter.
“Terimakasih untuk Bapak Totok selaku RT, terimakasih kepada Bapak Sukiman yang telah ikhlas menyediakan ruangan dan gudangnya yang kini ruangan ini menjadi tempat tinggal yang hangat dan dengan kasur yang empuk dan nyaman untuk membaringkan tubuh Mbah Martini yang sudah renta. Terimakasih juga kepada warga masyarakat Nambangan untuk info dan kerjasamanya, terimakasih juga kepada Bapak RW atas ijinnya selaku pemangku setempat” terang Mas Budi.




