- iklan atas berita -

Metro Times (Sukoharjo) Masyarakat di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah kini betul-betul lebih mudah untuk menikmati pelayanan BPJS Kesehatan. Bagaimana tidak, sejak November 2024 lalu BPJS Kesehatan telah hadir di Mal Pelayanan Publik (MPP) yang terintegrasi dengan instansi terkait lainya.

Kepala Kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Sukoharjo, Prasetya Anang Baja mengatakan, sejak November tahun lalu pihaknya sudah membuka pelayanan menyeluruh di MPP. Dari layanan pendaftaran peserta baru, validasi data, informasi hingga keluhan warga semua menjadi satu dalam layanan di MPP.

Baja mengutarakan, antusiasme warga terutama peserja JKN BPJS Kesehatan di daerah ini tergolong tinggi. Pada hari-hari biasa pengunjung yang datang mencapai rata-rata 70 orang. Berbeda dengan hari Senin warga yang datang bisa mencapai 80 hingga 90 orang.

“Keluhan terkait biaya, penanganan medis yang beda-beda dan serta penanganan yang dibatasi itu yang sering kami terima. Untuk keluhan itu kami langsung ditindaklanjuti ke mitra rumah sakit sehingga bisa ditangani secara baik dan cepat,” ucap Baja, Senin (19/5/25).

BPJS Kesehatan Sukoharjo menyiapkan empat pegawai di MPP dan mereka setiap hari kerja sejak pagi hingga pukul 16:30 WIB. Setelah masuk di MPP seluruh pelayanan BPJS Kesehatan diarahkan ke tempat itu.

ads

Saat ini pihaknya pun tidak membuka pelayanan di kantor BPJS Kesehatan. Bahkan jika ada keluhan yang masuk di website resmi BPJS Kesehatan, peserta diarahkan untuk datang langsung ke MPP.

“Harapannya bisa lebih mudah, misalnya jika ada keluhan terkait validasi data NIK yang bermasalah. Di sini sudah ada Dukcapil sehingga bisa langsung ke Dukcapil tanpa harus pergi jauh-jauh,” ujarnya lagi

Begitu pun saat ada peserta baru yang hendak melakukan pembayaran, di MPP juga sudah ada bank yang membuka pelayanan. Sehingga begitu peserta baru melakukan pembayaran di di situ kepesertaan bisa langsung diaktifkan.

“Termasuk ketika ada persoalan terkait hal-hal yang menjadi kewenangan pemerintah, di sini Dinsos juga sudah ada sehingga langsung kita diarahkan di satu tempat yakni MPP,” sambung Baja lagi.

Hariyanto, salah satu peserta BPJS Kesehatan dari Kecamatan Bojolaban menilai dengan membuka layanan di MPP warga sangat terbantu. Dalam satu kantor warga bisa menikmati berbagai layanan yang terintergrasi dengan intansi yang lain sehingga lebih mudah dan cepat

Pagi itu Haryanto melakukan aktifasi kepesertaan BPJS Kesehatan. Kartu kepesertaan miliknya pernah dipakai tapi hanya untuk layanan ringan di klinik. Tanpa ia sadari kartu kepesertaan miliknya terblokir.

Saat mengurus validasi data di MPP, dirinya menerima pelayanan secara cepat dan mudah.

“Di sini tidak perlu jauh-jauh wira-wiri dari satu kantor ke kantor yang lain. Di satu tempat kita sudah bisa menikmati berbagai pelayanan,” pungkasnya.(dnl)