- iklan atas berita -

 

MetroTimes (Surabaya) – Aktivitas arus mudik melalui jalur laut di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mulai menunjukkan peningkatan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Berdasarkan laporan Posko Angkutan Laut Lebaran Tahun 2026, jumlah penumpang tercatat mengalami kenaikan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak, Agustinus Maun, menyampaikan bahwa hingga laporan H-8 Lebaran, total pergerakan penumpang baik yang turun maupun naik mencapai 67.618 jiwa. Angka ini meningkat 17,40 persen dibandingkan periode Angkutan Laut Lebaran 2025 yang tercatat sebanyak 57.595 jiwa.

“Jumlah total penumpang (turun dan naik) mengalami kenaikan sebesar 17,40 persen dari masa penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran tahun lalu,” ujar Agustinus dalam laporan Posko Angkutan Laut Lebaran di Pelabuhan Tanjung Perak.

Dari data tersebut, puncak penumpang turun terjadi pada 13 Maret 2026 (H-8 Lebaran) dengan jumlah 8.235 jiwa. Sementara itu, puncak penumpang naik tercatat pada 10 Maret 2026 (H-11 Lebaran) dengan jumlah 4.695 jiwa.

ads

Adapun pelabuhan asal dengan jumlah penumpang turun terbanyak berasal dari Pelabuhan Balikpapan dengan total 12.501 jiwa atau sekitar 26,71 persen dari keseluruhan penumpang turun. Sedangkan tujuan penumpang naik terbanyak menuju Pelabuhan Lembar dengan total 4.571 jiwa atau 22,28 persen dari total penumpang naik.

Selama periode penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran 2026, tercatat 124 kapal tiba dan 123 kapal berangkat dari dan menuju Pelabuhan Tanjung Perak, dengan rata-rata 16 kunjungan kapal per hari.

Sementara itu, perusahaan angkutan laut yang melayani penumpang terbanyak adalah PT Dharma Lautan Utama, dengan jumlah 36.843 penumpang atau sekitar 54,49 persen dari total keseluruhan penumpang.

Untuk kegiatan pada 14 Maret 2026 (H-7 Lebaran), direncanakan terdapat 11 kapal penumpang RO-RO yang melakukan embarkasi dan debarkasi di Terminal Jamrud Utara (Gapura Surya Nusantara) serta 6 kapal penumpang RO-RO di Terminal Jamrud (Surabaya Veem).

Dari sisi kondisi cuaca, situasi di wilayah perairan Surabaya dilaporkan cerah berawan, dengan tinggi gelombang sekitar 0,1 meter dan kecepatan angin 10 knots. Hingga saat ini belum ada penundaan keberangkatan kapal, sehingga penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran di Pelabuhan Tanjung Perak berjalan aman dan lancar.

Di sisi lain, PT Pelindo Multi Terminal sebagai pengelola terminal penumpang juga telah menyiapkan berbagai fasilitas guna mengantisipasi lonjakan pemudik.

Branch Manager Kalimas PT Pelindo Multi Terminal, Ana Adiliya

Branch Manager Kalimas PT Pelindo Multi Terminal, Ana Adiliya, menjelaskan bahwa pihaknya telah memastikan kesiapan berbagai fasilitas utama, mulai dari tambatan kapal hingga fasilitas penunjang bagi penumpang.

“Pertama dari sisi fasilitas tambatan, kami memastikan fasilitas sandaran kapal siap digunakan selama penyelenggaraan angkutan Lebaran. Kedua dari sisi fasilitas bangunan termasuk ruang tunggu, dan ketiga fasilitas pendukung seperti troli juga sudah kami persiapkan dengan baik,” ujarnya.

Pelindo juga memprediksi adanya kenaikan jumlah penumpang sekitar 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Pada tahun 2025 jumlah penumpang sekitar 273 ribu orang, sementara tahun ini diprediksi meningkat menjadi sekitar 287 ribu penumpang yang akan berkegiatan di Terminal Gapura Surya Nusantara,” jelasnya.

Untuk mendukung operasional tersebut, akan terdapat 39 unit armada kapal yang beroperasi, terdiri dari 11 kapal penumpang, 27 kapal RO-RO, serta 1 kapal perintis yang dioperasikan oleh 6 operator pelayaran.

Pelindo juga menyiapkan berbagai langkah antisipasi jika terjadi cuaca ekstrem maupun keterlambatan kapal. Salah satunya dengan menambah kapasitas ruang tunggu sementara agar penumpang tetap nyaman apabila terjadi penundaan keberangkatan.

Selain itu, disiapkan pula tiga titik buffer kendaraan guna mengantisipasi kepadatan kendaraan pengantar maupun muatan kapal. Titik buffer tersebut berada di Perapat Kurung, Kalimas, dan Kalimas Baru.

Untuk meningkatkan kenyamanan penumpang, sejumlah fasilitas tambahan juga disediakan, di antaranya ruang prioritas bagi lansia, penyandang disabilitas, ibu hamil, ibu menyusui, serta penumpang dengan balita.

Pelindo juga menambah fasilitas playground anak dari sebelumnya satu menjadi tiga unit, serta menyediakan water station di tiga titik yang memungkinkan penumpang mendapatkan air minum secara gratis.

Terkait rute pelayaran favorit, beberapa tujuan yang paling diminati penumpang dari Surabaya antara lain Makassar, Balikpapan, Lembar, Kumai, dan Sampit.

Sebagai bagian dari koordinasi angkutan Lebaran, posko terpadu dijadwalkan mulai beroperasi pada 13 Maret 2026, yang ditandai dengan apel penyelenggaraan angkutan Lebaran.

Selain itu, Pelindo juga kembali menghadirkan program mudik gratis yang akan dilaksanakan pada 15–16 Maret 2026 dengan rute Surabaya–Madiun, Surabaya–Jember, dan Surabaya–Trenggalek.

Dengan berbagai persiapan tersebut, diharapkan arus mudik Lebaran 2026 melalui Pelabuhan Tanjung Perak dapat berjalan lancar, aman, serta memberikan kenyamanan bagi para pemudik yang menggunakan transportasi laut.