
METROTIMES ( Jakarta, ) – Di meja ini, kopi bukan sekadar teman begadang, Kopi adalah cermin integritas, Dan ketika sebuah bungkusan kopi bernama Takengon Arabica Coffee Spesial mampir di atas meja, ada cerita yang lebih kuat dari sekadar aroma.
Ini bukan produk biasa, Di bagian bawah kemasan, tertera nama yang tak asing bagi dunia kepolisian AKBP (Purn) Ir. Untung Sangadji, MH. Ya, seorang purnawirawan perwira menengah yang dulu menjaga keamanan, kini memilih merawat dan menjaga perekonomian petani kopi dataran tinggi Gayo. Ungkap Gerard Wakano kepada sejumlah media di Jakarta
Jangan salah, Garis tangannya tak berubah, Tegas. Presisi, Khas kepolisian. Tutur Wakano
Wakano mengatakan” Lihatlah klaimnya 100% Kopi Asli Gayo, 100% Kualitas, Bukan sekadar gimmick, Ada pilihan Semi Wash dan Full Wash, menunjukkan pemahaman teknis seorang insinyur (Ir.) yang tak mau kompromi dengan proses, Bahkan sertifikat Halal Indonesia dengan nomor ID14120000101020 terpampang jelas, Itu bukan urusan formalitas, itu bentuk tanggung jawab moral kepada konsumen.
Pasalnya” tulisan di pojok kiri “Untuk Mereka yang Istimewa”. Kalimat itu menggema, Siapa yang istimewa? Bagi Untung Sangadji, mereka yang menghargai proses yang tahu bahwa biji kopi pilihan layak diperlakukan seperti perkara pidana, diusut tuntas, dari hulu ke hilir. Jelas Wakano
Wakano menjelaskan” Pilihan netto 250 gr, 500 gr, hingga 1 kg memberikan fleksibilitas, Dari peminum harian yang hemat hingga kolektor rasa yang haus akan keaslian Gayo Arabica.
Dikatakan-nya” Dari seorang jenderal lapangan yang dulu memimpin operasi, kini ia memimpin fermentasi, Dari yang dulu menembus gelap malam, sekarang ia menembus gelapnya cangkir dengan full body yang jujur.
Kami telah banyak bertemu dengan para pejabat pensiun yang sibuk dengan proyek gedung atau konsultan, Tapi Untung Sangadji memilih merangkul dan mensejahterakan para petani yang sangat di cintainya, Bukan sekadar bisnis, ini deklarasi, bahwa setelah pensiun, integritas tetap dikukuhkan, lewat tegukan hangat kopi Gayo asli. Sebut Wakano
Patut diapresiasi, Ujar Wakano, Dan patut dicoba, Karena secangkir Takengon Arabica tak hanya menyegarkan pikiran, tapi juga mengingatkan kita pada satu sosok perwira yang setia mengawal rasa hingga tetes terakhir. Ucapnya
Akhir kata, Wakano menyampaikan ucapan Selamat, kepada AKBP (Purn) Ir. Untung Sangadji, MH. Kopimu bercerita lebih lantang dari tembakan penghormatan. Pungkasnya (V374)




