
Metro Times (Surabaya) – KAI setelah ditinggal Indra Sahnun Lubis tak perlu menunggu lama, pasalnya sosok adik kandung almarhum, Siti Jamaliah Lubis kini menjadi sosok yang pas sebagai pengganti untuk memegang pucuk pimpinan KAI. Meski hanya berstatus Pejabat Pelaksana Presiden hingga 2019, terpilihnya wanita yang akrab disapa Mia Lubis ini layaknya menjadi penerus ‘dinasti’ Lubis di organisasi advokat ini.
Almarhum Indra Sahnun Lubis sendiri terbilang lama memimpin organisasi KAI dari tahun 2008 hingga masa jabatannya habis di 2019, sayang sebelum menutup jabatannya itu, almarhum Indra Sahnun Lubis meninggal dunia pada 10 November 2017.
Sementara sang adik, Mia Lubis merupakan bendahara umum KAI di masa kepemimpinan sang kakak, Indra. Mia Lubis baru terpilih sebagai presiden dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) KAI yang digelar di Surabaya, Kamis (11/1). Dalam Rapimnas KAI yang dipimpin oleh tujuh pimpinan sidang, Herman Kadir, Apolos Djarabonga, Petrus Balapatiyona, Ahmad Yani, Mia Lubis, Rahmat Santoso dan Gunawan Raff ini mencapai suara bulat memilih Mia Lubis. Sebelumnya Mia Lubis juga diusung oleh 23 DPD KAI dari 30 DPD yang hadir.
“Marilah kita teruskan perjuangan Pak Indra Sahnun Lubis yang telah membangun KAI bersama rekan-rekan DPD se Indonesia,” ajak Mia Lubis seusai ditunjuk menjadi Presiden KAI.
Turut hadir para advokat senior KAI, Egi Sudjana, Rusdi Taher, Abd Rahim Hasibuan, Zakirudin Chaniago, Partahi Sihombing, Sahala Siahaan, Arno Gautama, dan Dwi Heri.
Selain memilih pejabat pengganti presiden, KAI juga menetapkan waktu Kongres selanjutnya untuk memilih presiden definitif yang bakal digelar sekitar Agustus 2019 dengan beberapa daerah sebagai pilihan, yaitu Surabaya, Maluku, Jawa Barat, DKI Jakarta dan Sulawesi Utara. Dalam konggres ini nantinya, Mia Lubis bakal punya kesempatan maju sebagai presiden KAI, jika terpilih, ‘trah dinasti’ Lubis bakal berlanjut terus memimpin KAI.(nald)




