
MetroTimes (Surabaya) – SD Muhammadiyah 4 Pucang (Mudipat) Surabaya menggelar Wisuda Purna Siswa LIX, dengan mengambil tema Sukses Meraih Cita-Cita dengan Iman dan Taqwa. Sebanyak 255 siswa menjalani Purna Siswa SD Muhammadiyah 4 Pucang (Mudipat) yang diadakan di The Square Ballroom ICBC Surabaya, Sabtu (17/06/23).
Dengan tema Sukses meraih cita-cita dengan iman dan taqwa.
Menurut Kepala SD Mudipat Edy Susanto MPd., menyampaikan, Anak-anak harapan kami harus memiliki cita-cita yang tinggi, harus sukses, tetapi keberhasilan itu tanpa dibarengi dengan iman dan taqwa itu akan mengakibatkan tidak sukses. Karena iman dan taqwa itu sebagai rem nya ketika dia mau melakukan sesuatu yang tidak baik.
Lebih lanjut Edy memaparkan, Kalau dengan iman, mereka akan melakukan sesuatu yang tidak benar akan terkontrol. Dia ingat bahwa ada Allah yang mengawasi kita setiap saat. Sedangkan
Taqwa itu pengertiannya selalu menjalankan perintah dan menjauhi larangan. Jadi orang sukses banyak tapi dengan adanya iman dan taqwa itu menjadikan anak itu betul-betul suksesnya bisa bermanfaat untuk dirinya sendiri, keluarganya dan orang lain, dan akhirnya bisa mencapai sukses dunia akhirat.
Edy menuturkan, selama 6 tahun para guru senantiasa menjaga amanah orang tua siswa yang mempercayai pendidikan di SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya.
“Kami mendidik putra-putri bapak ibu dengan sepenuh hati dan sebaik-baiknya, mulai dari pendidikan aqidah, pendidikan ibadah, pendidikan karakter, serta pendidikan akademis. Dan alhamdulillah, banyak prestasi yang ditoreh oleh anak-anak” ungkapnya.
“Kami juga sampaikan ke orang tua lulusan siswa kelas 6, bahwa untuk kegiatan dan hubungan tidak selesai sampai disini, tapi kita masih ada hubungan silaturahim karena nanti suatu saat akan kita undang juga untuk kegiatan alumni,” katanya.
Edy juga menegaskan, kami berpesan kepada anak-anak agar tetap menjaga sholatnya. Jadi menjaga Ibadah dan Aqidah itu yang utama. Segenggam kejujuran akan lebih berharga dan lebih bernilai dibanding sejuta prestasi. Jadi artinya anak-anak ini ketika nanti menjadi orang sukses harus tetap menjunjung tinggi kejujuran, karena di SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya sudah mengajari banyak hal terkait dengan kebaikan-kebaikan, kejujuran, disiplin, mandiri, tanggung jawab, serta kerja sama.
“Kita sudah tanamkan sejak SD, sehingga jangan sampai nanti ketika di sekolah lanjutan itu pudar. Sayang, kita sudah membangun pondasi yang kuat, ketika pondasi kuat itu insyaallah nanti ketika dia ke atas makin keatas goyangannya angin semakin kencang tapi dia masih kokoh,” harapnya.
Kemudian selalu menjalin silaturahim dengan teman-temannya, dengan guru-gurunya tetap terjalin silaturahim itu.
Biasanya ada grup wa perkelas.
Pengaruh lingkungan yang begitu kuat sehingga bisa mempengaruhi kehidupan anak.
Edy menyampaikan, Saya juga sampaikan pesan ke orang tua, agar harus bisa memilih teman dalam pergaulan, belajar dari pengalaman Mojokerto dan kasus kejahatan yang lainnya itu mungkin temannya, makanya lingkungan itu untuk anak-anak pengaruhnya besar sekali. Termasuk orang tua yang menyekolahkan di SD Muhammadiyah 4 Pucang itu karena lingkungan, bukan hanya masalah pembelajaran tapi juga lingkungan yang dibentuk. Karena kita sudah selesai dan kita serahkan ke orang tua, maka saya pesankan kepada orang tua untuk tolong dijaga putra putrinya dan diawasi terkait dengan pergaulan dengan teman-temannya.
“Siswa Mudipat boleh melanglang buana ke manapun, menuntut ilmu, dan menjadi orang sukses. Tapi ingatlah untuk kembali ke Muhammadiyah. Garuda di dadaku, dan Muhammadiyah di hatiku,” tutupnya.
Kegiatan wisuda kali ini, juga dihadiri Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ngagel Kota Surabaya H Ahmad Zaini MPd.
Dalam sambutannya, Zaini berpesan agar siswa Mudipat terus menjaga aqidah selamanya.
“Apapun kesibukan kalian. Meski telah lulus dari Mudipat, Aqidah Islam tetap harus dipertahankan. Pertahankan kebaikan, shalat malam, serta puasa Senin dan Kamis, yang sudah menjadi budaya siswa Mudipat,” ujarnya.
“Beli ketupat ke pasar Babat, jangan lupa sayur dan nasi. SD Mudipat memang hebat, guru dan siswanya semua berprestasi,” pungkasnya berpantun.
(nald)





