- iklan atas berita -

Metro Times (Purworejo)- Perayaan malam pergantian tahun di Kabupaten Purworejo tidak akan ada pesta kembang api. Hal ini demi menghargai warga di daerah lain yang tertimpa bencana alam.

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata, Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Purworejo, Neira Anjar Puji Susilo mengatakan keputusan ini merupakan aspirasi masyarakat. Selain itu hal ini mempertimbangan keputusan daerah lain dan kebijakan pimpinan serta masukan dari kepolisian.

“Keputusan ini diambil untuk menunjukkan empati dan simpati bagi para korban bencana yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia seperti Sumatera Utara, Sumatera Barat serta Aceh,” ucap Naira.

Ia menjelaskan, pada malam pergantian tahun nanti Pemkab Purworejo memberikan hiburan sederhana di Amphi Theatre Alun-alun Purworejo. Acara itu dikemas dalam acara ‘Gumebyar Tahun Anyar 2026’. Acara ceremoni akan dimulai pada Kamis (31/12/2025) pukul 19.30 WIB.

Meski demikian demikian sejak Kamis sore akan akan acara namun waktunya bersifat tentatif.

ads

“Kemudian nanti akan ada penayangan film dokumenter di videotron yang disediakan di amphi theater. Lokasi acara sama dengan tahun kemarin, hanya layout kami ubah sedikit, tenda VIP ditempatkan di jalan raya depan amphi theater,” ujar Neira.

Selain itu pergantian tahun baru Dipercepar akan menyiapkan penampilan kesenian khas Purworejo yakni jaran kepang dari Desa Kalimeneng, Kecamatan Pituruh juga Grup Campursari lokal Purworejo.

Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti akan memberikan sambutan, dirangkai dengan perform musik Zedo Maskara dan Uncle Jink hingga menjelang pergantian tahun.

Selanjutnya dipenghujung acara, Sebelum hitungan mundur menuju awal tahun 2026 akan diadakan doa bersama lintas agama. Doa akan langsung dipimpin Ketua FKUB, H Habib Soleh.

“Kita berdoa bersama, refleksi tahun 2025, keprihatinan atas berbagai isu nasional serta memberi empati dan dukungan moral pada saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah. Setelah itu akan ada hitungan mundur ke tahun 2026. Selebrasi dengan menyalakan kembang api, tidak dilakukan kemudian ditutup oleh penampilan Uncle Jink,” kata dia lagi.

Pihaknya mengimbau para pengunjung tidak membawa serta menyalakan kembang api. Selain itu warga juga diminta untuk waspada terhadap aksi kejahatan saat malam pergantian tahun

“Untuk parkir, kami menyediakan di halama TBA, parkir MPP, mess Perwira Kodim (area CFD) dan Kantor Pos. Kawasan Alun-alun Purworejo juga dinyatakan steril dari kendaraan bermotor dengan menetapkan Car Free Night,” ujarnya.(toyib)