
Metro Times (Kebumen), Memperingati hari santri yang jatuh setiap tanggal 22 Oktober, ribuan santri yang terdiri dari ponpes se-kabupaten Kebumen hadiri Apel Akbar di Alun alun Kebumen, Minggu (22/10).
Saat dihubungi, Kapolres Kebumen AKBP Titi Hastuti mengucapkan selamat Hari Santri kepada para generasi muda di Kebumen.
Melihat antusias para santri mengikuti Apel Akbar yang juga dihadiri Forkopimda siang tadi, AKBP Titi Hastuti optimis, Kabupaten Kebumen kondusif.
Pihaknya meminta kepada para santri di Kebumen untuk bersinergi dengan jajaran kepolisian dalam menjaga kondusifitas.
“Polisi, kan tidak bisa bekerja sendiri dalam menciptakan Kamtibmas, sehingga kita berharap agar santri bersinergi dengan Kepolisian untuk mewujudkan itu,” ucapnya.
Di era serba canggih seperti sekarang ini, dengan perkembangan era komunikasi yang serba praktis, Kapolres Kebumen berharap, para Santri supaya bijak dalam memilah informasi.
“Santri di jaman sekarang harus lebih bijak, selektif dalam menerima informasi, jangan asal men-share suatu berita yang belum jelas. Karena banyak informasi yang mengatasnamakan agama, akhirnya dapat memecah belah NKRI. Dalam bersinergi, santri harus ikut mengawal tegaknya kesatuan RI,” tukasnya.
Selain itu, dalam rangkaian Apel Akbar, para santri juga berikrar akan setia kepada NKRI, bersedia dan siap siaga menyerahkan jiwa raga membela tanah air dan bangsa Indonesia.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, Istilah santri memang asli dari Indonesia, berbeda dengan istilah siswa yang berasal dari Belanda. Sebab itu, penetapan Hari Santri bukan hanya sebagai agenda kepentingan kelompok tertentu. Tetapi kepentingan seluruh bangsa Indonesia.(Daniel)




