- iklan atas berita -

Metro Times (Purworejo) Puluhan warga serta anak anak dari keluarga tak mampu yang ada diwilayah Kecamatan Kaligesing mengikuti kegiatan donor darah serta khitanan gratis dikomplek kantor Kecamatan Kaligesing, pada minggu (22/4/2018). kegiatan bakti sosial dalam rangka mengisi hari kartini itu digelar oleh pengurus DPK KNPI Kecamatan Kaligesing.

Ketua DKP KNPI Kaligesing, Paryono saat ditemui dilokasi mengatakan, sedikitnya ada 26 warga kaligesing yang ikut andil dalam aksi donor darah dan 33 anak yang dikhitan secara gratis.

“Ini adalah rangkaian baksos kami yang telah diselenggarakan sejak tanggal 14 april lalu”. tutur Paryono.

DPK KNPI Kaligesing sengaja menggelar donor drah dan khitanan masal dihari kartini, sebagai wujud bentuk nyata dalam membantu warga masyarakat, utamanya bagi keluarga tidak mampu yang ada diwilayah kecamatan kaligesing.

ads

“Kami juga memberikan sejumlah uang saku, serta peralatan sekolah bagi anak yang dikhitan,” ujarnya.

Tak hanya donor darah serta khitanan masal, DPK KNPI Kaligesing juga menggelar penanaman pohon murbei ditepi jalan raya dikawasan rawan longsor disepanjang jalan raya Purworejo – Sibolang Kecamatan Kaligesing.

“Ada sekitar 4.000 pohon murbei yang kita tanam disepanjang jalan itu, yaitu jalan sepanjang kurang lebih 12,5 km, dengan melewati lima desa, yaitu desa kaligono, tlogoguwo, pandanrejo, ngaran dan purbowono,” katanya.

dijelaskan, dipilihnya pohon murbei, ditanam dalam aksi baksos yang akan berakhir pada minggu (22/4/2018) itu, lantaran pohon murbei sebagai salah satu pohon yang memiliki multi fungsi.

“Dengan tipe perakaran yang panjang, tanaman itu akan mampu menahan tanah saat hujan lebat. Agar fungsinya optimal, bibit ditanam secara zig-zag dengan jarak antar tanaman 2 – 3 meter,” jelasnya.

Budidaya murbei juga dinilai tepat ditanam diwilayah kecamatan kaligesing, karena wilayah tersebut kerap dilanda tanah longsor.

“Selain itu, peternak dapat memanfaatkan daun murbei untuk pakan ternak. Daun juga bisa diolah menjadi teh yang berkhasiat untuk mengobati beberapa penyakit,” lanjutnya.

Menurutnya, jumlah bibit yang dihimpun organisasi belum cukup untuk menjangkau seluruh ruas jalan provinsi sepanjang 12,5 kilometer itu. karena idealnya dilokasi itu butuh 6.500 bibit, “kami mencoba menghubungi beberapa pihak untuk meminta bantuan, namun belum tercukupi,” tuturnya.

Sementara itu, Camat Kaligesing, Bagas Adi Karyanto mengemukakan, langkah KNPI dinilai tepat dengan tidak menanam tanaman keras. Sebab manfaat murbei akan lebih cepat dirasakan masyarakat.

“Selain itu, pohon juga akan dibiarkan tumbuh, pemanfaatan hanya mengambil daunnya saja. Aksi ini bisa dicontoh masyarakat Kaligesing untuk menjaga lingkungannya,” ucapnya. (Daniel)