
Metro Times (Purworejo)-Masyarakat pesisir di Desa Jatimalang, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Senin (21/7) menggelar ritual sedekah laut sebagai ungkapan syukur atas hasil laut dan bumi yang selama ini mereka peroleh.
Kepala Desa Jatimalang, Suwarto mengatakan sedekah laut merupakan ritual inti dalam rangkaian kegiatan Merti Jaladri. Merti Jaladri merupakan kegiatan rutin yang digelar setiap bulan Muharam atau sasi Syuro di Pantai Dewa Ruci.
Dalam perayaan Merti Jaladri warga akan melarung sesajian berupa tumpeng berisi ingkung, ayam jago, hasil bumi serta bunga tujuh rupa. Sesajian itu dilarung ke laut dengan cara membuangnya ke pantai.
Ritual ini diawali dengan acara doa yang dipimpin oleh sesepuh warga setempat. Wakil Bupati Purworejo, Dion Agasi Setiabudi, Kapolres, Dandim 0708 dan unsur Forkopimda juga Forkopimcam turut hadir dan menyaksikan acara sakral tersebut.
“Kami menyebutnya dengan Merti Jaladri. Ini sudah menjadi kegiatan rutin disetiap bulan Syuro,” kata Suwarto disela kegiatan itu.
Sebanyak 65 tumpeng disiapkan warga untuk melestarikan budaya peninggalan para leluhur Jatimalang tersebut. Satu ancak dari tumpengan itu dilarung ke laut dan yang lain dibagikan kepada para pengunjung yang hadir.
Terpantau, ribuan warga memadai acara ini bahkan mereka rela berdesak-desakan untuk memperoleh isi tumpeng dalam Sedekah laut ini. Tak hanya warga Jatimalang, gelaran ini mampu menarik animo warga dari daerah lain.
Ayuning Thias salah seorang warga mengatakan, Merti Jaladri merupakan momentum langka yang hanya diadakan setahun sekali. Untuk itu dia dan keluarga kecilnya pun tak ingin kehilangan momentum tersebut.
“Ini sangat bagus dan jarang ada, jadi saya ajak suami dan anak-anak ke sini untuk nonton sekaligus ikut ngalap berkah,”ucap Ayu.
Kades Jatimalang menambahkan selain, sedekah laut malam ini panitia telah menyiapkan pagelaran wayang kulit satu malam suntuk. Pegelaran ini menghadirkan dalam Ki Mendhot Suasono dari Gunung Kidul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
“Bagelaran wayang malam ini mengambil lakon Trigonggo Tako Bopo. Kalau tidak ada halangan, mbak Niken Salindry nanti akan datang untuk turut memeriahkan pagelaran wayang,” pungkasnya.(Tyb)




