- iklan atas berita -

 

MetroTimes (Surabaya) – Dalam momentum Hari Kesaktian Pancasila, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur melalui PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Surabaya Barat dan UP3 Surabaya Utara memperkuat keandalan sistem serta kesiapan personel melalui pemantauan Gardu Induk dan kegiatan Management Walkdown di Surabaya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kecukupan kapasitas, keamanan operasional, dan kualitas layanan listrik seiring pertumbuhan kebutuhan pelanggan rumah tangga, bisnis, dan industri.

Di wilayah PLN UP3 Surabaya Barat, pemantauan dilakukan di enam Gardu Induk (GI), yakni GI Karang Pilang, GI Darmo Grande, GI Gunung Sari, GI Babadan, GI Kasih Jatim, dan GI Waru. Kegiatan tersebut difokuskan pada evaluasi kondisi sistem, pembebanan, serta kapasitas jaringan guna mengantisipasi peningkatan permohonan penyambungan dan pengembangan pelanggan baru.

Berdasarkan profil kelistrikan Agustus 2026, enam GI tersebut memiliki total kapasitas sebesar 810 MVA dengan beban sekitar 470,29 MVA. Sementara itu, secara keseluruhan wilayah memiliki daya mampu 1.350 MVA, beban puncak 750 MVA, serta cadangan sistem 600 MVA.

ads

Data tersebut menjadi salah satu dasar PLN dalam menyusun perencanaan dan pengembangan jaringan agar pertumbuhan kebutuhan listrik dapat dilayani secara optimal dengan tetap menjaga mutu dan kontinuitas pasokan.

Di sisi lain, PLN UP3 Surabaya Utara melaksanakan Management Walkdown bersama PLN Electricity Services (PLN ES) yang mencakup briefing, koordinasi, pemeriksaan peralatan jaringan, serta demonstrasi penggunaannya. Kegiatan ini bertujuan memastikan sarana kerja dalam kondisi layak sekaligus meningkatkan pemahaman personel terhadap prosedur operasional dan keselamatan kerja.

Tim melakukan pengecekan terhadap kelengkapan, kondisi, dan fungsi peralatan yang digunakan dalam pekerjaan jaringan. Demonstrasi penggunaan juga dilakukan untuk menyamakan pemahaman serta memperkuat kompetensi personel sebelum pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

General Manager PLN UID Jawa Timur, Eric Rossi Priyo Nugroho, mengatakan bahwa semangat Hari Kesaktian Pancasila diwujudkan PLN melalui kolaborasi, tanggung jawab, dan konsistensi dalam menjaga pelayanan listrik kepada masyarakat.

“Semangat Hari Kesaktian Pancasila kami maknai melalui kolaborasi dan tanggung jawab dalam menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat. Karena itu, kami terus memastikan kapasitas sistem memadai, peralatan dalam kondisi siap, serta personel memiliki kompetensi dan pemahaman keselamatan kerja yang kuat,” ujar Eric.

Menurut Eric, pertumbuhan kebutuhan listrik perlu direspons dengan perencanaan yang matang dan sinergi antarunit agar potensi peningkatan beban dapat diantisipasi sejak dini.

“Sinergi antara sistem, teknologi, peralatan, dan sumber daya manusia menjadi kunci dalam menghadirkan layanan listrik yang aman, andal, dan berkelanjutan. Dengan kesiapan tersebut, PLN optimistis dapat terus mendukung pertumbuhan ekonomi, investasi, dan aktivitas masyarakat di Jawa Timur,” tambahnya.

Melalui penguatan sistem, infrastruktur, dan kompetensi personel, PLN UID Jawa Timur berkomitmen menjaga kontinuitas pasokan sekaligus mendukung produktivitas masyarakat di berbagai sektor.

(nald)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!