- iklan atas berita -

Metro Times (Semarang) Perkembangan teknologi informasi saat ini telah menciptakan banyak kebiasaan baru pada masyarakat dalam beragam aspek kehidupan. Selain itu, bencana wabah pandemi covid 19 yang masih melanda di seluruh dunia begitu juga Indonesia, saat ini seluruh negara di dunia berupaya untuk mencegah penularan covid 19 tersebut. Perubahan tersebut mentransformasi banyak proses, hal ini menunjukkan bahwa masyarakat perlu beradaptasi.
“Era perkembangan teknologi informasi ditengah-tengah bencana covid 19 membuat psikologi masyarakat sekarang dituntut untuk bisa beradaptasi,” ungkap Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr. H. Imam Taufiq, M. Ag saat menjadi keynote speaker dalam acara webinar internasional psikologi pada era disrupsi dalam kegiatan KKL Internasional Prodi Psikologi FPK UIN Walisongo Semarang, Kamis (10/6).

Lebih lanjut Prof. Imam sangat apresiasi kegiatan webinar KKL Internasional tersebut.
“Saya sangat apresiasi kegiatan ini, semoga kegiatan webinar ini bisa membuat mahasiswa KKL prodi Psikologi menjadi lebih terbuka wawasan dan keilmuannya.” harapnya.

Sementara itu, Dekan FPK UIN Walisongo Prof. Dr. H. Syamsul Ma’arif, M.Ag menyampaikan kegiatan KKL internasional ditengah perkembangan teknologi informasi dan pandemi covid 19 ini diharapkan dapat menjadi cara untuk saling bekerja sama antara Indonesia dan Malaysia dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan sosial yang dihadapi.
“Harapan saya agar para mahasiswa KKL Prodi Psikologi dan peserta kegiatan dari malaysia bisa menjadi lebih sensitif dengan permasalahan yang muncul dan tidak hanya menjadi follower namun dapat menjadi leader dalam menyelesaikan permasalahan tersebut.” terangnya.

Kajur psikologi FPK UIN Walisongo Wening Wihartati menambahkan, bahwa mahasiswa KKL prodi psikologi di era disrupsi dan pandami covid 19 harus kreatif dan inovatif.
“Ditengah new era ini, mahasiswa KKL harus siap menghadapi semua tantangan, maka di era disrupsi dan pandami covid 19 ini mahasiswa harus lebih kreatif dan inovatif,” ungkapnya.

“Mahasiswa KKL Prodi Psikologi harus lebih produktif dalam memecahkan persoalan-persoalan sosial ditengah masyarakat,” tegasnya.

ads

Ia membeber, webinar yang diikuti lebih dari 200 peserta mahasiswa Indonesia dan Malaysia tersebut digelar pada hari rabu s.d kamis tanggal 09 s.d 10 Juni 2021. Para peserta merupakan mahasiswa KKL Prodi Psikologi dan mahasiswa malaysia yang memiliki ketertarikan di bidang kesehatan mental. Pengabdian masyarakat ini melibatkan para ahli, praktisi, dan akademisi dari Indonesia dan Malaysia. “Tujuan kegiatan ini adalah supaya mahasiswa KKL lebih produktif serta untuk memberikan gambaran kepada mahasiswa mengenai kesehatan mental, prinsip penting sebagai relawan sosial, serta aspek budaya dalam melakukan pengabdian kepada masyarakat,” urainya.

Wening merinci, beberapa narasumber yang dihadirkan dalam webinar ini diantaranya: 1. Diana Setiyawati, M.HSc. Ph.D ( Dosen dan Direktur CPMH UGM Indonesia), 2. Chiefy Adi Kusmargono, S.Psi., M.Sc (President Director PT Pendidikan Maritim dan Logistik Indonesia); 3. Assoc Prof. Dr. Wan Shahrazad Wan Sulaiman (Dosen Universitas Kebangsaan Malaysia), 4. Assoc. Prof. Dr. Siti Aisyah binti Panatik Abdul Rahman, Chair school of Human Resource, Development and psycholgy, Faculty Social Sciences and Humanities, Universiti Teknologi Malaysia. Selain para narasumber hebat dihadirkan, webinar dipandu oleh moderator kondang Dr. Nikmah Rochmawati, M.Si dan Lainatul Mudzkiyyah, S.Psi., M.Psi., Psikolog. (af).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!