- iklan atas berita -

METRO TIMES ( Namlea ) Kunjungan yang berlangsung pada hari kamis 22-06-2023 bertempat di desa Dafa kec:waelata,kab:buru menghadirkan pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan juga daerah bahkan wakapolda Maluku Brigjen Stephen.M.Naipun

Kesdam XVI Pattimura Brigjen TNI AGUNG PAMBUDI
Dosen fakultas kesehatan UNPATTI DR Rohny S.Maail,Msi
Dan juga Kapolres Namlea AKBP Egia Febry Kusumawiatmaja.S.I.K.M.I.M
dan Dandim 1506/Namlea Letkol Arh.agus nur fujianto
Dalam kunjungan yang berlangsung pada jam 11:00WIT tersebut dalam kegiatan penanaman pohon sukun dan pohon kenari di desa Dafa dan di lanjutkan dengan berdialog antara pemerintah dengan masyarakat dalam penanganan pertambangan emas ilegal gunung botak,yang telah memakan korban jiwa,.

Dalam kunjungan ini juga semua pejabat desa di 4 kecamatan turut hadir dan ikut memberikan pendapat tentang pertambangan emas ilegal gunung botak, bahkan para tua2 adat buru juga ikut hadir dan mereka sangat mendukung dengan cara kerja pemerintah untuk mengambil alih pertambangan tersebut

Setelah kami dari media mewawancarai salah satu camat menurut beliau yang tidak mau menyebutkan namanya”para tokoh adat mendukung dengan usulan pemerintah untuk mengelola pertambangan tersebut asalkan para pekerja harus 70%it warga asli buru…

Di penghujung kunjungan tersebut ada beberapa arahan dari mantan pangdam Pattimura untuk masyarakat desa Dafa maupun masyarakat pendatang untuk selalu menjaga hutan dan melestarikan lingkungan agar supaya tidak tercemar dengan bahan-bahan kimia yang dapat merusak lingkungan maupun kesehatan masyarakat yang ada di pulau buru bahkan untuk menindaklanjuti dengan pelaksanaan kegiatan pembangunan jembatan yang hancur di desa Dafa tersebut.

ads

Kunjungan yang selesai pada jam 3:00WIT it sangat di dukung oleh masyarakat setempat yaitu masyarakat asli desa Dafa maupun masyarakat perantauan penambangan….(Lawalata/Hattu)