
MetroTimes (Surabaya) – Program mudik gratis yang digelar kelompok BUMN melalui PT Pelindo kembali dilaksanakan pada arus mudik Lebaran 2026. Selain menyediakan armada bus gratis bagi penumpang kapal, pengelola terminal juga mencatat peningkatan jumlah penumpang kapal yang dilayani di Terminal Kalimas.
Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, Widyaswendra, menyampaikan bahwa secara nasional program mudik gratis BUMN tahun ini menargetkan sekitar 100.000 peserta, jumlah yang relatif sama dengan tahun sebelumnya.

“Total target tahun ini 100 ribu peserta, hampir sama dengan tahun lalu. Khusus untuk Pelindo Group, dengan dukungan 73 armada bus, kami menargetkan sekitar 4.030 peserta yang mengikuti program mudik gratis,” ujarnya.
Di Surabaya sendiri, program tersebut menyediakan 7 bus yang mengangkut penumpang kapal dari terminal menuju sejumlah kota tujuan di Jawa Timur. Tiga trayek utama yang dilayani antara lain Madiun, Jember, dan sejumlah kota yang dilalui dalam rute tersebut.
Menurut Widyaswendra, fasilitas bus ini disiapkan untuk memudahkan penumpang kapal yang baru tiba agar tidak mengalami kesulitan transportasi saat meninggalkan pelabuhan.
“Tujuannya agar penumpang yang turun dari kapal tidak menumpuk di terminal atau kesulitan mencari kendaraan. Mereka bisa langsung naik bus menuju kota tujuan,” katanya.
Ia menambahkan, program tersebut juga diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas di sekitar pelabuhan sekaligus meningkatkan aspek keselamatan dan kenyamanan pemudik.
Untuk arus balik, Pelindo merencanakan pemberangkatan pada 26 April 2026 dengan titik keberangkatan dari beberapa terminal daerah, antara lain Terminal Madiun, Terminal Jember, dan Terminal Bungurasih Surabaya, bekerja sama dengan dinas perhubungan setempat.
Sementara itu, Branch Manager Kalimas PT Pelindo Multi Terminal, Ana Adiliya, mengungkapkan bahwa jumlah penumpang kapal selama penyelenggaraan Posko Angkutan Lebaran hingga saat ini mencapai sekitar 32.000 orang, meningkat sekitar 6 persen dibandingkan tahun lalu yang berada di kisaran 30.000 penumpang.
“Rata-rata selama periode angkutan Lebaran kami melayani 14–15 kapal per hari, sementara pada hari normal sekitar 9–10 kapal,” jelasnya.
Pihaknya memprediksi jumlah penumpang masih akan meningkat sekitar 5 persen hingga akhir periode angkutan Lebaran tahun ini.
Untuk mengantisipasi cuaca yang tidak menentu serta potensi keterlambatan kapal, Pelindo juga menyiapkan sejumlah fasilitas tambahan di terminal.
“Kami berkoordinasi intensif dengan BMKG. Selain itu kami menyediakan ruang tunggu sementara serta ruang prioritas bagi lansia, ibu hamil, ibu menyusui, penumpang dengan balita, dan penyandang disabilitas agar mereka dapat menunggu dengan lebih nyaman jika terjadi keterlambatan,” ujar Ana.
Ia menyebutkan bahwa puncak aktivitas penumpang pada arus mudik terjadi pada 13 Maret 2026, dengan jumlah sekitar 11.000 penumpang dalam satu hari.
Sementara untuk arus balik, diperkirakan terjadi pada 28–29 Maret 2026.
Adapun tujuan pelayaran favorit penumpang dari Terminal Kalimas antara lain Balikpapan, Makassar, Lembar, dan Sampit.
(nald)





