
Metro Times (Purworejo) Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Purworejo menggelar Rapat Pemilihan Pengurus (RPP) Pimpinan Anak Cabang (PAC) masa bakti 3019-2022, Senin (5/8) malam. RPP berlangsung di Kantor PP jalan Urip Sumoharjo Purworejo diikuti perwakilan PAC dari 16 kecamatan.
Dalam sambutannya, Ketua Umum MPC PP Kabupaten Purworejo, Najib Ali Syahbal mengungkapkan bahwa PP Purworejo RPP menjadi bentuk penyemangat PP untuk kembali bangkit setelah cukup lama kurang aktif.
“Selama ini kader-kader PP banyak yang jadi tokoh di wilayahnya masing-masing, jadi memang keliatan vakum. Nah, malam ini kita adakan rapat untuk menyemangati PAC agar kembali bangkit,” ungkapnya.
“Malam ini kita minta setiap kecamatan untuk membentuk kepengurusan sebelum musawarah cabang (Muscab) yang akan diselenggarakan pada 25 Agustus mendatang,” lanjutnya.
Disebutkan, PP Kabupaten Purworejo memang sedang dalam keadaan yang perlu diperbaiki secara keseluruhan demi maksimalnya kontribusi untuk Purworejo ke depan. Terlebih, PP saat ini bukan lagi organisasi kepemudaan (OKP), melainkan organisasi kemasyarakatan (Ormas).
“Jadi pola daripada PP ke depan akan bersama-sama masyarakat membangun bangsa dan Negara. Komponen PP ke depan akan bermitra dengan elemen masyarakat terkait,” sebutnya.
Najib mengaku bersyukur karena masih banyak pengorbanan dari kader-kader yang masih aktif dan loyal terhadap organisasi. Pihaknya optimis, PP ke depan dapat kembali bangkit dan berkibar.
“Yang sekarang kita lakukan adalah Back to zero, kembali ke nol. Jadi kita tata semua mulai PAC hingga ke tinggkat ranting,” tandasnya.
Sementara itu Ketua PAC PP Purwodadi, Sujito, menuturkan bahwa dirinya dan kader lain siap melakukan apa saja demi kemajuan PP Purworejo.
“Kami cinta mati kepada Pancasila, jadi kami sampai ke istri ikut ormas PP, yaitu srikandi PP. Harapan kami PP di Kabupaten Purworejo bisa besar sampai ke tingkat ranting dan akar ranting, di tiap RT ada PP. Jadi program-program kami sampai tingkat bawah,” kata Sujito kepada metrotimes usai acara berlangsung.
Salah satu startegi yang dilakukan yakni bersinergi dengan semua elemen masyarakat dan pemerintahan.
“Selama ini sudah mulai jalan di Purwodadi, tapi akan terus kita tingkatkan. Seperti kemarin kita sinergi dengan Satpol PP dalam penertiban reklame illegal,” ungkap pria yang akrab disapa Jito ini dengan didampingi oleh Kyai Merah.
Sujito juga menegaskan bahwa kedepan akan mengutamakan kebersamaan dengan masyarakat, mulai dari tingkat kecamatan hingga dusun. Selain itu, nasib anggota juga akan berada dipundaknya. (dnl)






