Ketua Dewan Pendidikan Kota Semarang Dr Drs Budiyanto SH, M.Hum Saat Memberikan Pengarahan Pada Sarasehan Program Sekolah Penggerak di Kota Semarang Tahap II di Aula SMP Negeri 5 Semarang, Rabu (1711)
- iklan atas berita -

METRO TIMES NEWS SEMARANG – Dinas Pendidikan Kota Semarang sangat mengapresiasi upaya Dewan Pendidikan Kota Semarang (DPKS) dalam mensukseskan program Sekolah Penggerak dengan memberdayakan komite sekolah.

Kepala Bidang (Kabid) SMP Dinas Pendidikan Kota Semarang Dr Muhammad Ahsan mengatakan, langkah DPKS menggelar kegiatan penguatan komite sekolah untuk mensukseskan program sekolah Penggerak, merupakan langkah cepat, tepat, cerdas dan sangat bermanfaat. “Tugas meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan sebagaimana ditegaskan Walikota Semarang DR Hendrar Prihadi merupakan tanggung jawab bersama termasuk masyarakat melalui komite sekolah dan dewan pendidikan,” kata Ahsan saat menghadiri kegiatan Penguatan Komite Sekolah Dalam mendukung suksesnya Program Sekolah Penggerak di Kota Semarang tahap II yang diselenggarakan Dewan Pendidikan Kota Semarang (DPKS ) di aula SMP Negeri 5 Semarang, Rabu (17/11).

Ketua DPKS Dr Drs Budiyanto SH, M.Hum mengatakan, kegiatan penguatan komite sekolah SD hingga SLTA pada penghujung tahun ini merupakan tindak lanjut program DPKS dalam rangka nyengkuyung, mendukung Walikota Semarang yang bertekad meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di kota Semarang. “Bersamaan dengan itu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Semarang menetapkan kota Semarang sebagai sasaran program sekolah penggerak, karena itu DPKS bersama komite sekolah terpanggil untuk mensukseskan program ini,” papar Budiyanto

Budiyanto melanjutkan, sebagai mitra satuan pendidikan, komite sekolah dan orang tua sebagai pemangku kepentingan harus memahami tentang program sekolah penggerak dan pada ranah mana komite sekolah menjalankan perannya. Jangan sampai komite sekolah dan orang tua tidak memahami perannya dalam program sekolah penggerak. “Pengurus komite sekolah harus pro aktif membangun komunikasi, koordinasi, konsultasi dan sinergi dengan DPKS dan Dinas Pendidikan. Secara teknis Kabid SMP Dinas Pendidikan sudah membuka pintu lebar-lebar untuk bergerak bersama dengan komite sekolah SMP,” urainya

Budiyanto menambahkan, mulai sekarang komite sekolah SMP dipersilahkan berkomunikasi dengan DPKS dan Dinas Pendidikan terutama yang terkait dengan program sekolah penggerak. Kegiatan penguatan komite sekolah ini dilaksanakan untuk mensukseskan program sekolah penggerak yang dimulai dari SDM yang unggul yaitu kepala sekolah penggerak dan guru penggerak. “Ini adalah upaya untuk mewujudkan visi pendidikan Indonesia yaitu Indonesia maju, berdaulat, mandiri, berkepribadian melalui terciptanya profil pelajar Pancasila,” tururnya

ads
Para Narasumber Saat Sarasehan Program Sekolah Penggerak di Kota Semarang Tahap II di Aula SMP Negeri 5 Semarang, Rabu (17/11)

Trainer Lembaga Penjamin Mutu Pendidikkan (LPMP) Jawa Tengah, Drs Slamet Trihartanto mengatakan dari sejumlah kabupaten/kota di Jawa Tengah yang ditetapkan sebagai sasaran program sekolah penggerak, hanya DPKS yang paling responsif terhadap program ini.

Menurutnya, DPKS langsung menggelar kegiatan sarasehan dengan melibatkan semua pihak yang terkait, seperti kepala sekolah negeri dan swasta, pemangku kepentingan, tokoh-tokoh masyarakat yang peduli pendidikan, Dinas Pendidikan dan melakukan Penguatan dan pemberdayaan komite sekolah .

Pak Walikota, tuturnya, bahkan langsung mensosialisasikan pada sejumlah satuan pendidikan, kepala sekolah dan guru PNS dan swastapun langsung bersiap mengikuti program itu. “Demikian juga DPKS langsung tancap gas melakukan kegiatan-kegiatan sosialisasi dalam rangka untuk mensukseskan program sekolah penggerak ini,” pungkasnya. (af).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!