
Metro Times (Semarang) Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., bersama Kapolri Jenderal Pol M.Tito Karnavian menghadiri Apel Gabungan TNI – Polri dan memeriksa langsung kesiapan personel maupun materiil Yang digelar untuk Pengamanan Pemilu Presiden dan Legislatif Tahun 2019, yang berlangsung di Lanud Adi Soemarmo Solo Jawa Tengah, Jumat (05/04/19).
Panglima TNI dan Kapolri tiba di lokasi hari ini pada pukul 09.20 WIB dan disambut langsung oleh Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi dan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono serta seluruh pimpinan TNI – Polri di wilayah Jawa Tengah.
Dalam Apel Gabungan Panglima TNI dan Kapolri melakukan pengecekan pasukan dan berdialog langsung dengan Pasukan yang telah siaga di lapangan apel.
“Pahami, Pedomani dan tegaskan Netralitas TNI, laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab untuk mengamankan dan mensukseskan Pesta Demokrasi 2019,” Tegas Panglima TNI dihadapan 3.300 Personel TNI-Polri yang merupakan perwakilan dari berbagai satuan di wilayah Jateng dan DIY.
Sementara 14.150 personil TNI Kodam IV/Diponegoro telah disipkan untuk melaksanakan tugas bersama Polri dalam mengamankan dan mensukseskan Pemilu 2019 pada 17 April besok.
Seluruh Pasukan yang di perbantukan ke Polda seluruhnya berada di bawah kendali dari Polda, Pasukan yang tidak di BKO kan Standby On Call dan di bawah kendali Pangdam IV/Diponegoro.
Sebelum apel gabungan ini digelar, berbagai kegiatan pembekalan dan pelatihan telah diterapkan kepada masing kesatuan dan personil. “Seperti latihan parsial di tiap-tiap satuan, Latihan simulasi Pam Pemilu gabungan TNI-Polri, Latihan Tri Patra, dan Latihan TFG Pam Pemilu 2019,” ujar Panglima.
Dengan dilaksanakannya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan kepercayaan diri para unsur pengamanan dalam mengamankan serta mensukseskan Pesta Demokrasi yang akan datang.
Dalam apel gelar pasukan kali ini, Panglima TNI juga ingin memastikan bahwa para prajuritnya benar-benar memahami aturan perlibatan pasukan TNI dalam pengamanan Pemilu, termasuk pemahaman atas Netralitas TNI.
Dengan memahami aturan pelibatan pasukan TNI diharapkan tidak akan terjadi kesalahan prosedur dilapangan serta tidak terjadi kesalahpahaman.
Panglima TNI juga melakukan pengecekan dan memastikan kesiapan pasukan Babinsa dalam dukungan operasional sebagai ujung tombak TNI. Sebagaimana ketetapan Pemerintah, dukungan operasional Babinsa sudah ditingkatkan agar kedepanya para Babinsa dapat melaksanakan tugasnya dengan maksimal.
“Usai apel gabungan ini, Panglima dan Kapolri akan melaksanakan analisa dan evaluasi pengamanan tahapan Pilpres/Pilleg wilayah Solo pada 17 April 2019 besok,” imbuh Panglima.
Hadir pada apel tersebut, Kapolda DIY Irjen Pol Ahmad Dofiri, Asops Panglima TNI, Kadiv Humas Polri, Waaster Panglima TNI serta segenap pejabat jajaran TNI dan Polri Jateng dan DIY. (dnl)





