
Metro Times (Magelang) Desi Totok Imam S ( Ibu Gubernur Akmil ) selaku Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang BS Akmil bersama para Ibu pejabat Distribusi A Akmil menyerahkan bantuan sejumlah uang dan bingkisan berupa sembako kepada anak-anak yatim dan piatu, kaum dhuafa sekitar Panca Arga dan Kecamatan Mertoyudan Magelang bertempat di Masjid At-Taqwa Panca Arga 1, Jumat (28/8) kemarin.
Ibu Desi Totok Imam menyampaikan, kegiatan ini merupakan kegiatan sosial dan bentuk karya nyata kepada masyarakat dengan memberikan bantuan, supaya bisa dirasakan secara langsung manfaatnya oleh masyarakat Panca Arga dan sekitarnya.
“Saya berharap kegiatan ini akan didapat manfaat dan hikmah yang berarti bagi kita semua, dengan bantuan sembako yang diberikan bisa bermanfaat bagi masyarakat setempat. Meskipun jumlah yang disalurkan untuk perorangnya tidak terlalu banyak, akan tetapi bantuan sembako ini diharapkan bisa bermanfaat dan meringankan beban harian penerima,” jelasnya.
Sedangkan Ibu Zaida pengurus pengajian menyampaikan, santunan di awali dari anak-anak yatim Panca Arga dan sekitarnya, khususnya putra-putri Organik Akmil yang sudah Yatim yang tergabung dalam Yayasan Kartika Jaya Cab. XII Akmil terdiri dari TK, SD dan SMP yang berjumlah 25 anak dan penjaga sekolah 11 orang.
Selanjutnya ke kampung di sekitar Kecamatan Mertoyudan Magelang berjumlah 261 bingkisan yang akan dibagikan ke Desa Sukorejo 39, Banyurojo 35, Bondowoso 37, Bulurejo 28, Mertoyudan 64, Sumberejo 36, Banjarnegoro 22.
Kemudian untuk kaum Dhuafa 75 orang di sekitar Panca Arga. Untuk sisanya 12 Panti Asuhan yang ada di Magelang yang terjangkau dari Panca Arga.
Ibu Zaida melanjutkan, kegiatan ini sedikitnya telah disiapkan 400 amplop. Dana yang sudah tekumpul sampai saat ini 125 juta oleh Pengurus Pengajian warga Panca Arga yang akan diberikan kepada warga yang berhak dan untuk memenuhi kebutuhan hidup dalam beberapa hari ke depan. Di dalam paket sembako itu berisi beberapa kilogram beras, mie instan, gula pasir dan minyak goreng serta uang 200 ribu.
“Bantuan ini kepada warga yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian sosial. Dengan harapan, para jompo, kaum dhuafa maupun anak yatim piatu turut merasakan dari kepedulian sosial yang dilaksanakan,” pesannya. (rif)




