
Metro Times (Magelang) Musim hujan sudah mulai datang dan penyakit-penyakit baru juga mulai berdatangan dimusim hujan ini salah satunya penyakit demam berdarah. Penyakit demam berdarah tidak bisa dipandang remeh karena penyakit demam berdarah bisa menyebabkan kematian
Untuk menanggulangi adanya calon-calon korban penyakit demam berdarah dimusim hujan ini, jajaran Puskesmas Bandongan yang dipimpin oleh Dr Benyamin T, Darma PN dengan anggotanya dari Puskesmas Bandongan, dan didampingi oleh Bhabinkamtibmas Polsek Bandongan (Brigadir Andi Bachtiar SH dan Bripka Rochman Panji S SH) pada hari Jumat. 6 Oktober 2017 dimulai pukul 09:20wib. bertempat di Dusun Jetak II rt 03 rw 02 Kelurahan Sidoarjo, Kecamatan Bandongan. memberikan penyuluhan kepada warga kampung Jetak tentang apa itu penyakit demam berdarah. gimana bahayanya dan bagaimana juga cara menanggulanginya. Dr Benyamin dalam keterangannya menyampaikan.
“Acara penyuluhan DBD ini adalah program dari Puskesmas sesuai SOP yang sudah ada karena puskesmas mendapatkan laporan kalau warga dikampung Jetak ada korban terjangkit DBD. maka Puskesmas Bandongan langsung bergerak cepat dan ditindaklanjuti langsung PE dan langsung juga mengecek jentik-jentik nyamuk dirumah warga. dari situ dilaporkan ke dinas kesehatan untuk dilakukan Fogging walaupun Fogging itu sendiri bukan solusi utama, tapi yang terpenting adalah kesadaran masyarakat melakukan kesadaran bersama dengan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk). dan Dr juga berharap dengan kegiatan penyuluhan ini, masyarakat bisa sadar diri dengan kebersihan dan kedepannya DBD tidak menyebar ke wilayah ini atau keluar wilayah ini. “Ujar Dr Benyamin.
Melalui Kepala Dusun (kadus) kampung Jetak II Sudarsono (50) menerangkan, “warga kampung Jetak sangat berterima kasih kepada pihak Puskesmas Bandongan, yang langsung bergerak cepat atas laporan adanya warganya yang terkena dampak penyakit DBD, dan adanya penyuluhan ini kedepan warga kampung Jetak akan melakukan beberapa kegiatan yang diantaranya. melaksanakan PSN ditiap minggunya, terutama bersih-bersih kemudian dilanjutkan dengan pembahasan massalah sampah ke depannya. Dan harapan kedepan warga kampung Jetak bersih dari penyakit DBD, karena menurutnya DBD adalah penyakit yang sangat berbahaya dan kalau dibiarkan berlarut-larut akan berakibat fatal.” Ungkap Pak Kadus.
Diperlukan sinergitas yang harmonis oleh warga masyarakat dengan dinas atau instansi terkait. agar masalah kedepan tidak ada lagi penyakit demam berderah (DBD) yang menyerang warganya sendiri. (Arif)




