Metro Times (Surabaya) – Tahun ini penuh tantangan dan tingkat persaingan antar konsultan makin ketat, tidak hanya bersaing dengan konsultan lokal, namun bersaing dengan konsultan asing.
Ketua Persatuan Konsultan Indonesia (PERKINDO) Jatim, Ir H Antung Harudji S IAI.MM menjelaskan, konsultan lokalĀ siap bersaing dengan konsultan asing. ”
Tenaga ahli kita punya kemampuan yang bagus dan tak khawatir bersaing dengan asing. Asalkan, organisasi kuat dan peraturan pemerintah jelas. Insya Allah kita siap bersaing,” katanya di sela-sela Musda II PERKINDO Jatim di Surabaya, Sabtu (3/3).
Menurut Antung, biasanya perusahaan asing yang masuk ke Indonesia , itu membawa konsultan sendiri.Ā Nantinya, regulasi saya pikir asing harus bekerjasama dengan konsultan lokal. ItuĀ sudah ada aturan pemerintah.
“Jangan kaget bila ada konsultan asing yang bisa berbahasa Indonesia. Konsultan asing harus menggandeng konsultan asing. Kalau melanggar, akan ada sanksinya,” ucapnya.
Atas dasar itulah, kualitas sumber daya manusia (SDM) yang dipunyai perusahaan konsultan harus senantiasa ditingkatkan lagi. Mereka harus tersertifikasi, prefesional dan berpengalaman.
Melihat makin sengit persaingan, maka PERKINDO Jatim membagi per wilayah di Jatim. Setiap wilayah ada perwakilan- perwakilannya, misalnya Surabaya, Lamongan, Gresik. Wilayah Malang Raya, Pasuruan sampai Lumajang. Tapal kuda sampai BanyuwangiĀ dan lainnya.
“Setiap wilayah ada anggotaĀ dan mewakili PERKIND Jatim. Kalau ada proyek atau kerjaan bisa disampaikan ke teman-temannya. Kami juga membuat website dan hari ini bisa terealisasikan. Ini memudahkan komunikasi dengan teman- teman di daerah agar tidak ketinggalan. Persatuan dan koordinasi bisa jalan,” ucapnya.
Awalnya, anggota PERKINDO Jatim hanya 18 perusahaan konsultan dan kini menggelembung menjadii 277 anggota.Ā Strateginya adalah mempermudahĀ Ā pendaftaran dan aktif melakukan komunikasi dengan teman-teman di daerah.
“Semua anggota sudah tersertifikasi dan harapannya anggota di Jatim bisa mencapaiĀ Ā 500. Jika sejumlah itu akan bisa seattle dan mampu menghidupi kantor dan mandiri,” cetus Antung.
Mengingat sekarang ini sistem lelang menggunakan LPSE, maka perlu ditingkatkan kualitas SDM konsultan. Persyaratan harus lengkap, pengalaman dan profesional. Kalaupun pemenang lelang lewat LPSE itu, karena kesempurnaanĀ perusahan itu sendiri.
Nah, saat ini lagi booming proyek BUMN yang masih dikuasai oleh BUMN sendiri, Harapan anggota PERKINDO bisa bekerjasama (joint operation) dengan BUMN. Namun, trebentur persyaratan JO itu harus sama dengan klasifikasi BUMN. “Kita usulkan DPP PERKINDO agarĀ Ā teman- teman tinggal persiakanĀ tenaga ahlinya. Misalnya tenaga pengurukan, kan nggak sulit,” tukasnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PERKINDO , Ir Mahmud La Kaiya MM mengatakan, Perkindo merupakan salahĀ satu perusahaan di bidang konsultan kontruksi dan non-konstruksi.
Selama 10Ā tahunĀ terbentuk, tinggal satu propinsi yang belum terbentuk, yakniĀ Kaltara sebagai pemekaran Kaltim dan diusahakan segera terbentuk.
Mahmud berharap akan tercipta akselerasi penyediaĀ jasa konsultan dan berpartisipasi dalam lelang dan menjadiĀ pilar pembangunan nasionalĀ untuk menciptakan konstruksi yang baik untuk pembangunan infrastruktu di Indonesia.
“Kini tercatatĀ 4.800 anggota PERKIND di Indonesia. Kami akan jagaĀ Ā kuantitas dan kualitas konsultan, karena bersaing di tingkatĀ nasional dan internasional, ”Ā ungkapnya. (nald)






