Beranda Breaking News Pesangon Belum Dibayar, Puluhan Buruh Mengadu ke Bupati

Pesangon Belum Dibayar, Puluhan Buruh Mengadu ke Bupati

0
611
- iklan atas berita -

 

Metro Times (Kendal) Tak kunjung dibayarkannya pesangon oleh pihak perusahaan, puluhan mantan karyawan PTTossa Glas mengadu ke Bupati Kendal.

Rokim, salah seorang mantan karyawan PT Tossa Glass menuturkan bahwa puluhan karyawan tersebut mengadu kepada bupati karena uang pesangon yang dijanjikan akan diberikan pada bulan Oktober belum juga dibayarkan.

“Tiga hari sebelum berakhirnya bulan Oktober ini, perwakilan buruh sudah menemui pihak manajemen PT Tossa Glass, namun tidak ada respon,” kata Rokhim, kamis (31/10/2019) siang.

Tak ada respon positif yang didapat dari pihak manajemen, perwakilan buruh lantas menyurati bupati.

ads

“Kami menyurati bupati, mengadukan nasib kami tapi bupati belum memberi respon,” ujarnya.

Menyikapi hal itu, lantas perwakilan buruh kembali berinisiatif untuk langsung bisa bertemu dengan bupati.

Berangkatnya perwakilan buruh untuk bertemu bupati terdengar ketelinga para mantan karyawan PT Tossa Glass.

“Maksud kami untuk bertemu bupati ini bocor ke teman-teman dan secara spontan mereka ikut rombongan untuk bertemu bupati,” terang Rokhim.

Sebelum masuk ke dalam kantor dinas bupati, puluhan mantan karyawan PT Tossa Glass berkumpul di Alon-alon Kendal.

Dengan tidak sengaja, puluhan buruh tersebut bertemu dengan bupati yang hendak melakukan kegiatan kedinasan di Kelurahan Karangsari.

Dalam kesempatan tersebut, bupati menyempatkan diri untuk menemui para buruh.

Bupati Kendal Mirna Anissa menyampaikan kepada buruh bahwa dirinya berusaha untuk berkomunikasi dengan pihak direksi PT Tossa Shakti Glass.

Dikatakan Mirna, hak-hak dari para karyawan seperti THR dan tunggakan gaji sudah dibayarkan dan yang belum dibayarkan hanya pesangon.

“Sesuai dengan perjanjian yang dibuat pada saat demo beberapa waktu lalu bahwa pesangon dibayar di Oktober ini, nanti saya temuin pihak direksi,” katanya. (Gus)