
MetroTimes (Surabaya) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB UNAIR) secara resmi membuka kegiatan tahunan Pekan Intelektual dan Kebersamaan Mahasiswa Ekonomi dan Bisnis (PIKMEN) 2025 pada Rabu, 6 Agustus 2025. Sebanyak 1001 mahasiswa baru dari empat program studi sarjana disambut dengan meriah dalam kegiatan yang berlangsung selama tiga hari (6–8 Agustus 2025) dan mengusung tema “Inklusif untuk Semua”.
Kegiatan ini dibuka oleh Prof. Dr. Dian Agustia, S.E., M.Si., Ak., CMA., CA., selaku Dekan FEB UNAIR, dan turut dihadiri oleh Rektor Universitas Airlangga Periode 2025–2030, Prof. Dr. Muhammad Madyan, S.E., M.Si., M.Fin., yang memberikan kejutan istimewa dengan menyapa langsung para mahasiswa baru dan panitia.
“Mulai hari ini, kalian menjadi bagian dari keluarga besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga. Tunjukkan semangatmu dan jadilah pribadi yang unggul dan berdampak,” ujar Prof. Dian dalam sambutannya.
Ketua Pelaksana PIKMEN 2025, Ahmad Abid Zhahiruddin, menyampaikan bahwa PIKMEN bukan hanya ajang orientasi, tetapi wadah untuk mempercepat proses adaptasi dan pengembangan diri mahasiswa baru. “Dengan semangat FEB Satu, kami ingin menciptakan ruang yang setara untuk semua, di mana setiap mahasiswa bisa bersinar,” ujarnya.
Presiden BEM FEB UNAIR 2025, Renandra Aryasakti, menegaskan bahwa menjadi mahasiswa FEB UNAIR berarti siap menjawab tantangan zaman dan memberi solusi nyata bagi masyarakat. “PIKMEN adalah awal dari perjuangan kita bersama,” katanya.
Momen spesial pada hari pertama ditandai dengan koreografi kolosal (paper mop) oleh mahasiswa baru yang membentuk kata-kata:
FEB SATU – UNAIR – HEBAT – #287 – KAMPUS – BERDAMPAK – PIKMEN’25 – INKLUSIF – UNTUK – SEMUA – DIESNAT – FEB-64
Sebagai simbol kebersamaan, kreativitas, dan semangat kolektif keluarga besar FEB UNAIR.
Memasuki hari kedua, PIKMEN 2025 terus berlanjut dengan rangkaian kegiatan inspiratif seperti Simposium Beasiswa dan Mahasiswa Berprestasi (Mapres), Sosialisasi E-Week dan TEDx, FEBuddies, Alumni Talk, Find Your Path, FGD, Open House Ormawa, serta Tour de FEB. Sesi-sesi ini dirancang untuk memperkenalkan budaya kolaboratif dan kepemimpinan kepada para Ksatria Airlangga baru sejak hari pertama mereka di kampus.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi FEB UNAIR terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 10 (Pengurangan Ketimpangan), dengan menciptakan lingkungan yang inklusif dan mendukung pertumbuhan setiap individu tanpa diskriminasi.
(nald)






