
MetroTimes (Surabaya) — Pengunduran diri Direktur Utama PDAM Surya Sembada Surabaya, merupakan melepas tanggung jawab Ir. Mujiaman Sukirno pada warga Surabaya, untuk maju sebagai wakil Wali Kota Surabaya 2020 ini menimbulkan pertanyaan dari Dewan Pelanggan PDAM Surabaya dan juga masyarakat kota Surabaya.
Dewan Pelanggan PDAM Surabaya mengirimkan surat kepada Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, tertanggal 25 Agustus 2020 yang ditandatangani Ali Musyafak Basyir sebagai Ketua Dewan Pelanggan dan Sumarso SH sebagai sekretaris, untuk mengingatkan bahwa ketika Ir. Mujiaman Sukirno mendaftar sebagai calon Dirut PDAM, salah satunya adalah wajib menanda tangani kontrak kinerja sesuai masa jabatannya sebagaimana pasal 59 ayat 1 Peraturan Pemerintah nomor 54 tahun 2017 tentang BUMD.
Dalam kontrak tersebut Mujiaman berjanji akan bekerja penuh waktu dan tidak akan bekerja diluar PDAM sebagaimana Perda 13 tahun 2014 perubahan Perda 2 tahun 2009 tentang PDAM. Artinya Dirut PDAM berjanji tidak akan mundur sebelum masa kerjanya.
“Pengunduran diri sebelum habis masa kerjanya tersebut, Dewan Pelanggan beranggapan merupakan bagian dari perbuatan untuk melepas tanggung jawab sebagai Dirut PDAM. Dan sesuai ketentuan,kewenangan berada ditangan Wali Kota untuk menerima dan atau menolaknya,” tulis surat tersebut.
Sementara tanggapan warga Kenjeran Surabaya, Bapak Bambang menyampaikan, kalau saya lihat dari mutunya air PDAM memang kurang bagus, karena agak ke kuning-kuningan atau butek dan untuk wilayah saya di Kenjeran itu sering mampet di siang hari dan sering mati. Dan kalau keluar itu malam sekitar jam 1 sampai jam 3, kadang-kadang jam 10 malam sampai pagi.
Untuk pak Mujiaman Sukirno sendiri, menurut saya, belum waktunya Dirut PDAM maju menjadi calon wakil Wali Kota Surabaya untuk saat ini, karena PDAM sekarang mutunya masih jelek dan pak Mujiaman kan masih baru saja menjadi Dirut PDAM. Jangan karena ambisi sehingga melepas tanggung jawab, sehingga masyarakat Surabaya akan menilai ‘Tidak Mampu Bekerja’. Air adalah kebutuhan vital masyarakat Surabaya. (nald)




