
Metro Times (Purworejo) Forum Komunikasi Anak Kabupaten Purworejo (Forkare) menggelar Peringatan Hari Anak Nasional ke-41 Kabupaten Purworejo Tahun 2025. Kegiatan itu dirangkai dengan Rembugan Bocah Purworejo Tahun 2025 di Pendopo Kabupaten Purworejo, Selasa (5/8).
Ratusan anak dari berbagai sekolah jenjang SMP dan SMA se-Kabupaten Purworejo hadir dalam Forum itu. Mereka sepakat untuk menyuarakan 10 aspirasi kepada pemerintah daerah.
Aspirasi pertama mereka memohon Pemkab Purworejo mengoptimalkan pencatatan pelanggaran hak anak terutama di daerah yang jarang dijangkau. Kedua, Pemkab agar meningkatkan pelayanan informasi publik serta pelatihan teknologi yang ditujukan kepada anak-anak.
Ketiga, Pemerintah didorong melakukan rehabilitasi terhadap korban kekerasan serta meminta agar pemda membentuk rumah aman di Kabupaten Purworejo dan menjaga prioritasnya. Keempat, mengadakan seminar edukasi terkait pola pengasuhan anak yang baik saat pranikah dan workshop pola pengasuhan anak yang baik kepada orang tua.
Aspirasi kelima, pemerintah diminta melakukan penyuluhan dan pemantauan kepada orang tua tentang wajib belajar 12 tahun serta mencegah aktivitas anak-anak yang kurang bermanfaat di malam hari. Keenam, memohon kepada pemerintah dan lembaga terkait untuk melakukan pemerataan dan penambahan fasilitas kesehatan serta evaluasi pelayanan fasilitas kesehatan yang lebih ramah anak.
Poin ketujuh, Forkare mendorong pemerintah meningkatkan perhatian kepada anak berkebutuhan khusus (ABK) baik dalam pelayanan kesehatan dan pengadaan edukasi pendidikan yang ramah disabilitas. Kedelapan memohon pengetatan peraturan terkait mempekerjakan anak dan sanksi bagi oknum yang mempekerjakan anak serta pengadaan program pendidikan untuk anak tidak sekolah (ATS).
Kesepakatan kesembilan, pemerintah membangun fasilitas yang memadai guna meningkatkan kualitas mutu anak seperti pembangunan perpustakaan di setiap wilayah di Kabupaten Purworejo. Selanjutnya aspirasi kesepuluh yakni memohon untuk mengoptimalkan pembangunan pemerintah yang inklusif terkait memperhatikan potensi bakat minat anak serta pemerataan pendidikan yang ramah anak.
Ketua Forkare, Sachio Rohman Putra, menyebut Peringatan Hari Anak Nasional ke-41 Kabupaten Purworejo Tahun 2025 dan Rembugan Bocah Purworejo Tahun 2025 digelar sebagai bentuk penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak anak sebagai generasi penerus bangsa dan sebagai wadah rembugan bocah Purworejo untuk menyampaikan suara dan pendapatnya.
Kegiatan mengangkat tema Anak Hebat, Indonesia Kuat menuju Indonesia Emas 2045 dengan mengambil subtema Anak Cerdas Digital: Aman dan Positif di Dunia Maya.
Peringatan juga diisi dengan Seminar bertajuk Anak Cerdas Digital: Aman dan Positif di Dunia Maya menghadirkan narasumber dari Yayasan Setara Semarang.
“Aspirasi yang kami sampaikan melalui Suara Anak Purworejo merupakan hasil polling lewat google form dan Rembugan Bocah Purworejo,” ucap Sachio
Kegiatan Peringatan Hari Anak Nasional dibuka Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Purworejo, Ahmad Zainudin. Hadir dalam kegiatan itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Jawa Tengah, Dra Ema Rachmawati MHum, kepala OPD terkait, dan para Camat. Sementara Rembugan Bocah diikuti sekitar 300 siswa perwakilan dari 65 SMP/MTs, SMA/SMK/MA se -Kabupaten Purworejo.
“Kami berharap, aspirasi yang telah dideklarasikan oleh teman-teman dapat didengar oleh pemerintah daerah,” demikian katanya.(dnl)





