- iklan atas berita -

Metro Times (Purworejo)-Tak kunjung menikah seorang pria usia 55 tahun warga Kutoarjo, Purworejo ini nekad berbuat cabul terhadap anak. Herannya, tersangka berinisial B ini lebih memilih korban laki-laki dari pada perempuan.

Kapolres Purworejo, AKBP Andry Agustiano dalam jumpa pers Rabu (6/8) aksi pencabulan itu terjadi pada 5 Juli lalu. Ia mencari korban di sekitar Alun-alun Kutoarjo.

Dalam jumpa pers yang didampingi Kasat Reskrim itu Kapolres juga menyebutkan bahwa tersangka terdorong melakukan melakukan aksi nekadnya karena hingga kini korban belum pernah menikah. Tersangka pun memiliki kecenderungan menyukai sesama jenis.

“Tersangka ini belum pernah menikah. Itu yang mendorongnya melakukan aksi pencabulan tersebut,” kata Kapolres.

Dalam melancarkan aksinya tersangka saat itu menawari korban untuk dipijit. Setelah lemas akibat pijitan tersangka, korban lalu dibawa ke tempat sepi.

ads

“Tersangka ini mengaku punya keahlian memijat, setelah dipijit dan lemas korban selanjutnya dibawa ke tempat sepi,” imbuh Kapolres.

Dari hasil penyelidikan polisi, sejauh ini sudah ada tiga orang anak yang menjadi korban aksi bejat tersangka. Korban seluruhnya laki-laki dengan usia rata-rata 16 tahun.

“Dari tiga anak itu satu berhasil terjadi aksi pencabulan, dua korban lainya berhasil melawan dan melarikan diri,” imbuh Andry.

Menurut Kapolres, Tim Reskrim saat ini masih mengembangkan kasus ini. Tidak menutup kemungkinan masih ada korban lain dalam kasus tersebut.(tyb)