- iklan atas berita -

MetroTimes (Magelang) Warga Geger Tegalrejo Magelang digegerkan dengan adanya kejadian pembunuhan dilokasi Bengkel las masuk wilayah Geger II Desa Girirejo Tegalrejo Magelang, Sabtu,(31/3) sekitar pukul 14.00 wib

Korban Solehkan (35) Warga Dusun Geger II Rt 03 Rw 03 Girirejo Tegalrejo Kabupaten Magelang, yang dilakukan oleh tersangka Raisman alias Cemban (34) Dusun Geger Kauman Desa Girirejo KecamatanTegalrejo Kabupaten Magelang.

Berdasarkan keterangan dari salah satu saksi yaitu Teguh Rahayu menerangkan bahwa sekitar pukul 09.00 wib, Raisman dan Agung datang ke bengkelnya untuk membantu bekerja , kemudian sekitar pukul 12.00 wib datang Solehkan.

Kemudian tak lama Raisman pergi ke rumah Khamim dan disusul oleh teguh, Agung, Tajudin dan Solehkan.

Kedatangannya Raisman ke rumah Khamim tidak terima karena ia dituduh mencuri entok milik Khamim, saat kedatangannya Raisman datang sudah membawa pisau namun kemudian di minta oleh Teguh.

ads

Kemudian berempat kembali pulang lagi ke bengkel las, sekitar pukul 14.00 wib Raisman mengambil pisau di tatakan pisau yang di jual, kemudian langsung di pukulkan ke Solehkan dan mengenai kakinya.

Kemudian Solehkan lari keluar menuju ke rumahnya, sesampai di depan rumah ditolong oleh Suswanto ayah korban dan Yudianto Adik korban, kemudian korban dilarikan ke Rumah Sakit Tentara (RST) Magelang Namun sampai di Rumah Sakit Korban menghembuskan nafas terakhir.

Kapolsek Tegalrejo Polsek Tegalrejo Polres Magelang Polda Jateng AKP Sutrisno dalam laporannya menerangkan,

“Bahwa dengan kejadian ini Polisi telah mengamankan tersangka dan barang bukti berupa satu bilah Pisau Daging (terbuat dari besi, panjang bilah 21,5 cm, gagang terbuat dari kayu panjang 14 CM)” terang Kapolsek.

Dan dari hasil pemeriksaan Dokter, korban terdapat luka sobek di atas tumit kiri sepanjang 15 cm, luka sobek di paha 8 cm dan luka sobek di paha 5 cm. Selanjutnya Korban malam itu langsung di bawa ke Rumah Sakit Sarjito Yogyakarta guna dilakukan visum

Dari keterangan Tim Inafis Polres Magelang yang mengikuti Visum di Rumah Sakit Sarjito mengatakan, dari hasil visum Dokter penyebab kematian korban karena dari Pendarahan akibat kaki kiri sobek kena tusukan benda tajam dan kena pembuluh darah arteri.

“Sampai saat ini sedang dilakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan saksi serta telah melakukan olah TKP” tambah Kapolsek.