
MetroTimes (Surabaya) — Maskapai penerbangan nasional Arab Saudi, Saudia Airlines, menyiapkan langkah untuk kembali mengoperasikan penerbangan langsung dari Surabaya menuju Arab Saudi. Rencana tersebut menjadi salah satu agenda penting setelah Saudia Surabaya resmi menempati kantor baru di Hotel Bumi Surabaya.

Kantor baru Saudia Surabaya tersebut resmi dibuka melalui agenda grand new opening pada 30 September 2026. Branch Manager Saudia Surabaya, Yusuf Rahmani, mengatakan, kehadiran kembali Saudia di Surabaya sekaligus menjadi bagian dari persiapan untuk memperkuat layanan penerbangan dari Jawa Timur ke Arab Saudi dan berbagai destinasi internasional lainnya.
Menurut Yusuf, Saudia sebenarnya bukan pemain baru di Surabaya. Maskapai tersebut telah beroperasi dan memiliki kantor di Surabaya sejak 1998, sebelumnya berkantor di Intiland Tower.
“Saudia Surabaya ini sudah lama di Surabaya. Kantor kami sudah ada semenjak 1998 dan sebelumnya berkantor di Intiland Tower. Sekarang kami pindah ke Hotel Bumi Surabaya dan kemarin dibuka oleh top management Saudia,” ujar Yusuf.
Ia mengungkapkan, Saudia Airlines tengah mempersiapkan pengoperasian kembali penerbangan langsung dari Surabaya menuju Arab Saudi. Rute yang diproyeksikan mencakup Surabaya–Jeddah maupun Surabaya–Madinah, dengan penerbangan pulang langsung menuju Surabaya.
Rencana tersebut bukan hal baru bagi Saudia. Sebelum pandemi Covid-19, Saudia pernah mengoperasikan penerbangan langsung dari Surabaya ke Jeddah dan Madinah dengan frekuensi penerbangan sekitar empat kali dalam sepekan.
Namun, operasional penerbangan dari Surabaya terhenti sejak pandemi pada 2020. Kini, seiring dengan perkembangan pasar dan evaluasi manajemen pusat, Saudia mulai menyiapkan momentum untuk kembali membuka konektivitas langsung tersebut.
“Insya Allah dalam waktu dekat kami akan mengoperasikan lagi pesawat Saudia dari Surabaya. Rencananya dalam summer schedule dengan frekuensi penerbangan empat kali seminggu dan selanjutnya akan ditambah,” jelasnya.
Bidik Besarnya Potensi Pasar Jawa Timur
Yusuf menyebut Jawa Timur memiliki potensi pasar yang besar bagi penerbangan menuju Arab Saudi. Salah satu pasar utama adalah masyarakat yang melakukan perjalanan ibadah umrah dan haji.
Besarnya potensi tersebut menjadi salah satu pertimbangan manajemen Saudia untuk mengkaji kembali pembukaan penerbangan langsung dari Surabaya.
“Pasar di Jawa Timur khususnya sangat besar. Terutama calon-calon jemaah umrah maupun haji. Itu yang menjadi evaluasi dari top management Saudia untuk bisa mengoperasikan kembali pesawat kami dari Surabaya,” katanya.
Selain pasar jemaah umrah dan haji, Saudia juga membidik segmen wisatawan atau leisure, penumpang individu atau walking passenger, hingga mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di Arab Saudi.
Menurut Yusuf, penerbangan langsung dari Surabaya juga akan memberikan pilihan lebih luas bagi masyarakat yang ingin melanjutkan perjalanan dari Arab Saudi menuju berbagai destinasi internasional.
Saudia tidak hanya melayani perjalanan menuju Jeddah atau Madinah. Jaringan penerbangannya juga dapat dimanfaatkan penumpang dari Jawa Timur yang hendak menuju sejumlah kota di Timur Tengah, Afrika maupun Eropa.
“Tidak hanya melayani jemaah umrah. Kami juga bisa melayani penumpang yang bertujuan ke Eropa, Middle East, Cairo, Istanbul, Maroko, maupun rute Eropa lainnya selama ada destinasi Saudia,” paparnya.
Siapkan Umrah Plus Turki hingga Eropa
Peluang penerbangan langsung dari Surabaya juga dinilai dapat mendukung tren perjalanan umrah plus, termasuk umrah yang dikombinasikan dengan perjalanan wisata ke Turki maupun negara-negara Eropa.
Selama ini, masyarakat Jawa Timur yang ingin memanfaatkan jaringan Saudia untuk perjalanan tersebut masih banyak yang harus melakukan perjalanan melalui Jakarta.
“Untuk umrah plus Eropa maupun umrah plus Turki yang sekarang sedang menjadi tren, nantinya bisa melalui langsung dari Surabaya. Selama ini masih kami layani melalui Saudia dari Jakarta,” kata Yusuf.
Dengan dibukanya kembali konektivitas Surabaya–Arab Saudi, masyarakat Jawa Timur diharapkan memiliki alternatif perjalanan internasional yang lebih praktis tanpa harus terlebih dahulu menuju Jakarta.
Target Operasional Setelah Musim Haji
Saudia Surabaya juga tengah mempersiapkan sejumlah agenda untuk memperkuat pasar Jawa Timur. Yusuf mengatakan, pihaknya akan menggelar berbagai kegiatan bersama industri perjalanan, termasuk agen perjalanan umrah dan wisata.
Dalam waktu dekat, Saudia Surabaya berencana mengundang travel agent dari seluruh Jawa Timur dalam agenda agent gathering.
Kemudian pada awal tahun mendatang, Saudia juga merencanakan penyelenggaraan Saudi Travel Fair di Surabaya.
Event tersebut akan menjadi momentum untuk memperkenalkan berbagai produk penerbangan sekaligus menawarkan program promosi kepada travel agent maupun penumpang yang melakukan pemesanan secara langsung.
“Bulan depan insya Allah kami akan mengundang seluruh travel agent yang ada di Jawa Timur berupa agent gathering. Kemudian awal tahun kami akan membuat event Saudi Travel Fair di Surabaya,” ungkapnya.
Ia menambahkan, berbagai program promosi juga tengah disiapkan, termasuk potongan harga bagi penumpang tertentu. Dalam event tersebut, Saudia membuka peluang promo hingga sekitar 50 persen dari harga tiket, sesuai program yang akan ditetapkan.
Harga Khusus untuk Mahasiswa
Segmen mahasiswa juga menjadi perhatian Saudia Surabaya. Hal ini mengingat cukup banyak mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di Arab Saudi, termasuk di Madinah dan Makkah.
Untuk kelompok pelajar dan mahasiswa, Saudia menyiapkan skema harga khusus yang diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi mereka dalam melakukan perjalanan.
“Untuk student ataupun visa pelajar, pastinya ada harga khusus yang akan kami berikan kepada adik-adik pelajar dan mahasiswa berupa promo,” jelas Yusuf.
Promo juga akan diarahkan kepada pembeli pertama atau penumpang yang melakukan pemesanan pada momentum event tertentu yang digelar Saudia Surabaya.
Saudia Perkuat Jaringan Indonesia
Saat ini, Saudia memiliki jaringan kantor di sejumlah kota di Indonesia. Selain kantor pusat di Jakarta, terdapat cabang di Medan, Bandung, Yogyakarta, Surabaya dan Bali.
Untuk wilayah Jawa Timur, Surabaya menjadi satu-satunya kota yang menjadi basis kantor Saudia.
“Untuk Jawa Timur sendiri, Saudia hanya berkantor di Surabaya,” kata Yusuf.
Ke depan, Saudia juga masih mengkaji kemungkinan pembukaan rute atau stasiun baru di wilayah Indonesia lainnya. Sejumlah wilayah seperti Kalimantan hingga Makassar dan Balikpapan masuk dalam pembahasan manajemen.
“Insya Allah ke depannya ada plan Saudia untuk membuka rute atau station baru. Kemungkinan di daerah Kalimantan, Makassar ataupun Balikpapan. Itu masih dalam proses dari manajemen,” ujarnya.
Dorong Penguatan Layanan dari Juanda
Dengan dibukanya kembali kantor Saudia Surabaya dan persiapan penerbangan langsung ke Arab Saudi, Yusuf berharap konektivitas udara dari Jawa Timur semakin kuat.
Ia berharap Saudia dapat terus meningkatkan layanan melalui Bandara Internasional Juanda, baik untuk melayani jemaah umrah dan haji maupun masyarakat Jawa Timur yang melakukan perjalanan wisata dan bisnis ke berbagai negara.
“Harapan kami mudah-mudahan Saudia bisa segera upgrade dari Juanda Airport, menambah ataupun memberikan servis yang terbaik dalam melayani calon-calon tamu Allah, baik umrah maupun haji, dan juga bisa memperluas pasar wisata yang ada di Jawa Timur untuk pergi ke Timur Tengah maupun destinasi lainnya,” pungkas Yusuf Rahmani, Branch Manager Saudia Surabaya.
(nald)









