- iklan atas berita -

 

MetroTimes (Surabaya) – Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM) Universitas Airlangga kembali mempertegas komitmennya dalam membangun kolaborasi internasional melalui penyelenggaraan Sustainable Energy and Green Technology Application (SEGTA) 2026. Program yang resmi dibuka di Plaza Airlangga Hall ini menjadi ruang sinergi akademik antara perguruan tinggi dari berbagai negara sekaligus sarana penerapan ilmu pengetahuan melalui pengabdian kepada masyarakat.

SEGTA 2026 diikuti oleh 119 peserta yang terdiri atas 98 mahasiswa dan 21 staf akademik dari sejumlah perguruan tinggi mitra internasional. Kehadiran peserta dari berbagai negara mencerminkan semakin luasnya jejaring global yang dibangun Universitas Airlangga dalam mendorong pengembangan energi berkelanjutan, teknologi hijau, serta pertukaran pengetahuan lintas budaya.

Dekan FTMM Universitas Airlangga, Prof. Dr. Ir. Retna Apsari, M.Si., IPM., ASEAN Eng.

Dekan FTMM Universitas Airlangga, Prof. Dr. Ir. Retna Apsari, M.Si., IPM., ASEAN Eng., menyampaikan bahwa SEGTA merupakan bagian dari strategi fakultas untuk memperkuat internasionalisasi melalui integrasi pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat. Program ini diharapkan mampu menghasilkan kolaborasi yang tidak hanya berdampak bagi dunia akademik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pembukaan SEGTA 2026 dilakukan secara resmi oleh Rektor Universitas Airlangga, Prof. Dr. Muhammad Madyan, S.E., M.Si., M.Fin., yang ditandai dengan inaugurasi simbolis para peserta. Setelah seremoni pembukaan, seluruh delegasi akan mengikuti rangkaian kegiatan lapangan di Kabupaten Sumenep, Pulau Gili Iyang, dan kawasan Bromo sebagai lokasi implementasi berbagai program berbasis keberlanjutan.

ads

Momentum pembukaan juga ditandai dengan penandatanganan Implementation Agreement (IA) antara Universitas Airlangga dan Universiti Malaysia Perlis (UniMAP). Kerja sama tersebut mencakup penguatan bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan mobilitas mahasiswa dan staf. Akademisi dari UniMAP juga akan berpartisipasi sebagai narasumber dalam berbagai kegiatan selama pelaksanaan SEGTA 2026.

Selain UniMAP, kegiatan tahun ini melibatkan sejumlah perguruan tinggi mitra internasional seperti Universiti Malaya (UM), Universiti Teknologi Malaysia (UTM), CESI Engineering School, dan City University of Hong Kong. Keterlibatan berbagai institusi tersebut memperkaya pertukaran pengalaman, keahlian, dan inovasi dalam bidang energi terbarukan serta teknologi ramah lingkungan.

Selama pelaksanaan program, peserta akan mengimplementasikan berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat, mulai dari edukasi energi terbarukan di sekolah, pengembangan teknologi lingkungan, peningkatan akses air bersih, pengelolaan limbah plastik, konservasi lingkungan, optimalisasi pemanfaatan energi surya, hingga pengembangan kawasan wisata rendah karbon. Program-program tersebut dirancang agar mampu memberikan solusi yang aplikatif sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

Melalui SEGTA 2026, Universitas Airlangga tidak hanya memperluas kerja sama internasional, tetapi juga memperkuat kontribusinya terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Dengan menggabungkan mobilitas internasional, kolaborasi akademik, dan aksi nyata di lapangan, program ini diharapkan menjadi model pengabdian masyarakat yang berdampak luas sekaligus memperkokoh posisi Universitas Airlangga sebagai perguruan tinggi bereputasi global yang berorientasi pada inovasi dan keberlanjutan.

(nald)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!