
Metro Times (Kendal) Pastikan distribusi surat suara, kotak suara dan kelengkapan-kelengkapan pemilu sudah terdistribusikan di PPK, Bawaslu Kendal lakukan pengecekan di 20 Kecamatan di Kabupaten Kendal,Selasa (16/4).
Pengecekan kotak suara sendiri dilakukan selain untuk melihat langsung kondisi kotak suara apakah ada yang rusak atau tidak, juga untuk memastikan pendistribusian kotak suara dari KPUD ke PPK dan dari PPK ke desa sudah dilakukan.
Hal tersebut mengacu pada peraturan pemilu bahwa sehari sebelum pencoblosan, surat suara dan kotak suara harus sudah sampai ke PPS.
Selain melakukan pengecekan, Bawaslu Kendal dengan didampingi oleh Tokoh Masyarakat dan aparat kepolisian juga melakukan patroli dan sosialisasi kepada masyarakat guna mencegah terjadinya praktek money politik.
Komisioner Bawaslu Kendal, Firman Teguh Sudibyo mengatakan, patroli dilakukan sebagai upaya pencegahan money politik dan sekaligus pengecekan kotak suara.
“Sesuai dengan Undang-undang, siapapun yang melakukan money politik dapat terancam hukuman pidana,” katanya.
Firman juga menghimbau kepada masyarakat untuk menolak money politik dengan menjadi pemilih yang cerdas, memilih sesuai pilihan hatinya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kendal Odiliya Amy Wardayani mengatakan, patroli pengawasan dilakukan dilokasi yang dianggap mempunyai indeks politik uang paling rawan diantaranya, Kecamatan Rowosari dan Kangkung.
“Hingga Selasa siang ini belum ada laporan baik dari panwas kecamatan maupun panwas desa terkait money politik,” terangnya.
Dikatakan, Bawaslu Kendal akan tetap melakukan patroli untuk pencegahan politik uang sampai hari pencoblosan.(Gus)




