
MetroTimes (Surabaya) – Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM) Universitas Airlangga (UNAIR) menyelenggarakan Seminar Nasional Teknologi Maju dan Multidisiplin (SEMNATEK) 2026 pada Kamis (15/10/2026). Dekan FTMM UNAIR, Prof. Dr. Ir. Retna Apsari, M.Si., IPM., ASEAN Eng., secara resmi membuka kegiatan tersebut di Auditorium Candradimuka, Gedung Nano Lantai 9, Kampus C UNAIR, Surabaya.
Mengusung tema “Peran Teknologi Maju dan Multidisiplin dalam Mendukung Transisi Energi Nasional”, SEMNATEK 2026 mempertemukan akademisi, pemerintah, industri, dan praktisi dalam forum ilmiah. Melalui kegiatan ini, FTMM UNAIR mendorong pertukaran gagasan dan pengembangan inovasi teknologi. Selain itu, forum ini membuka peluang kolaborasi untuk menjawab tantangan pembangunan nasional secara berkelanjutan.
Selain rangkaian seminar, SEMNATEK 2026 juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri. Dalam kesempatan tersebut, FTMM UNAIR menyelenggarakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Implementation Agreement (IA) dengan PT Teknologila Ciptakan Masa Depan dan PT Datek Inovasi Nusantara. Penandatanganan ini menjadi langkah untuk memperluas kemitraan strategis serta membuka peluang kolaborasi dalam pengembangan teknologi, penelitian, dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri.
Hadirkan Perspektif Pemerintah, Industri, dan Akademisi
SEMNATEK 2026 menghadirkan tiga narasumber dari sektor pemerintah, industri, dan akademisi. Pertama, Slamet, S.T., M.T., Ph.D., menjabat sebagai Plt. Kepala Balai Besar Survei dan Pengujian Ketenagalistrikan, Energi Terbarukan, dan Konservasi Energi (BBSP KEBTKE).
Selanjutnya, Dr. Eng. Aditya Farhan Arif hadir sebagai President Director Indonesia Battery Corporation. Sementara itu, Yoga Uta Nugraha, S.T., M.T., mewakili Universitas Airlangga sebagai narasumber ketiga. Diskusi ini dimoderatori oleh Rizki P. Prastio, S.T., M.T., dari Universitas Airlangga.
Melalui kehadiran para narasumber tersebut, peserta memperoleh perspektif lintas sektor mengenai perkembangan teknologi dan kebijakan energi. Selain itu, forum ini membahas peluang inovasi untuk mendukung transformasi energi nasional. Pertukaran perspektif tersebut juga memperkuat relevansi riset perguruan tinggi dengan kebutuhan pemerintah dan industri.
Dorong Diseminasi Riset dan Kolaborasi Multidisiplin
Selain sesi keynote, SEMNATEK 2026 juga menyelenggarakan presentasi oral paralel dan lomba poster mahasiswa. Melalui sesi tersebut, peneliti dan mahasiswa dapat mempresentasikan hasil penelitian serta berbagi pengetahuan. Kegiatan ini juga membuka kesempatan untuk memperluas jejaring akademik dan kolaborasi lintas disiplin.
Adapun lingkup makalah mencakup penerapan teknologi, implementasi hasil penelitian, diseminasi inovasi, dan pemberdayaan masyarakat. Secara khusus, topik yang diangkat meliputi teknologi tepat guna, energi terbarukan, dan teknologi hijau. Selain itu, peserta dapat mengeksplorasi otomasi dan sistem cerdas, Internet of Things (IoT), serta transformasi digital.
Melalui penyelenggaraan SEMNATEK 2026, FTMM UNAIR memperkuat kontribusinya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan demikian, forum ini diharapkan dapat mendorong lahirnya gagasan inovatif dan kerja sama strategis. Pada akhirnya, kolaborasi tersebut dapat mendukung pengembangan teknologi berkelanjutan serta memperkuat upaya transisi energi nasional.
(nald)









