- iklan atas berita -

Metro Times (Purworejo) Potret kekerasan di lingkungan Pelajar masih saja ada, Kali ini terjadi pada seorang Siswa di SMPN-25, Loano, Kabupaten Purworejo. kekerasan ini terjadi tidak cuma sekali, tapi sudah dilakukan sebanyak 4 kali oleh ke 6 teman 1 kelasnya. dan itupun dilakukan di dalam area sekolah dan dijam Sekolah.

Fajar Eka Prasetya (14) seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama, yang masih duduk dibangku kelas IX-G (3-G) di SMPN 25 Purworejo. Fajar EP, mengalami luka fisik pada bagian tubuhnya, yaitu di area bawah perut, Terdapat luka memar di kedua paha korban akibat dikeroyok oleh 6 orang temannya tanpa sebab yang jelas.

Menurut pengakuan korban, kepada metrotimes.news, jumat (20/10/17) sekitar pukul 10:15 Wib. di SMPN 25, “Saya dikeroyok oleh 6 orang teman-teman satu kelas saya, pengeroyokan itu sebanyak 4 kali. Pengeroyokan itu terjadi di saat jam Sekolah, mereka menendang bagian paha dan perut saya. sampai saat ini masih sakit dan pada memar. saya sendiri pada saat itu tidak berani melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga ataupun ke pihak Sekolah, karena takut.” jelas Fajar EP.

Ketika menyambangi sekolah yang dimaksud, ternyata sedang dilakukan pertemuan antara keluarga korban dan keluarga pelaku pengeroyokan. Pertemuan itu dihadiri petugas dari Polsek Loano, Polres Purworejo. untuk memediasi antar kedua bela pihak serta Pihak Sekolah.

Sementara itu, Menurut penuturan Wali Murid korban Mbah Sahir, yang juga Kakek Korban mengatakan, “kejadian yang menimpa Cucuknya sangat disayangkan. dan sangat mengagetkan dirinya. Saya minta kepada pihak sekolah agar kejadian ini tidak terulang lagi.” Kata Mbah Sahri.

ads

“Kalau secara pribadi, saya inginnya permasalahan ini diselesaikan secara kekeluargaan saja. asal tolong diurus untuk pengobatan serta perawatan cucu saya, namun hak sepenuhnya ada di tangan kedua orang tuanya. Itu hanya pribadi saya aja,”

tetapi apa bila orang tuanya menyatakan tidak terima dan meminta diproses secara hukum ya Silahkan, karena orang tuanya lagi dalam perjalanan pulang dari Tangrang ke Purworejo, maklum orang tuanya hanya sebagai kuli pabrik” jelas kakek korban.”

Namun pada hari kamis (19/10/17) Atas kejadian itu pihak keluarga korban sudah melaporkan ke Polsek Loano. Pada saat laporan tersebut, korban dan keluarga korban didampingi oleh Lurah setempat.dan dihadiri juga oleh beberapa wartawan dari media Online dan Televisi.

Sementara itu, Kepalah SMPN 25, Teguh Prayitno, membenarkan kejadian pengeroyokan terhadap Fajar yang dilakukan oleh 6 orang teman satu kelasnya. Kepala sekolah mengatakan kalau kejadian ini telah dibahas antara pihak keluarga korban dan keluarga pelaku serta dari sekolah juga. Yang dihadiri dari Polsek Loano, Namun semuanya masih menunggu orang tua Fajar dari tangrang. Direncanakan besok pada tanggal 21/10. Tiba di Purworejo.jelas kepala Sekolah.(Daniel)