
METRO TIMES ( Ambon, ) Maluku – Komisi III DPRD Provinsi Maluku menggelar rapat kerja penting dengan sejumlah pemangku kepentingan transportasi untuk membahas kesiapan menyambut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Rapat yang berlangsung di Ruang Komisi III DPRD Provinsi Maluku ini, menyoroti kesiapan armada kapal dan subsidi angkutan barang.
Hadir dalam rapat tersebut Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Maluku, Kepala BPTD Provinsi Maluku, GM PT. Injourney Cabang Bandar Udara Pattimura Ambon, GM PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Ambon, dan Dirut PD. Panca Karya.
ASDP: 11 Kapal Siap Beroperasi, Lintasan Terpantau!
Syamsuddin Tanasi, GM PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Ambon, memberikan keterangan rinci mengenai kesiapan armada kapal. “ASDP memiliki 11 kapal yang siap beroperasi. Kami memantau ketat lintasan-lintasan penting,” ujarnya.
Beberapa lintasan yang menjadi perhatian adalah Hunimowe-Gerit, Galala-Namlea (dilayani KMP Wayangan dan KMP Tatihu), Wai-Ume Putih-Nalahia-Masohi (KMP Samanda), Wai Lei-Ume Putih (KMP Layo), dan Namlea-Kayeli (KMP Danau Rana).
Subsidi Angkutan: Prioritaskan Daerah Terpencil
Lebih lanjut, Syamsuddin menjelaskan bahwa tiga kapal mendapatkan subsidi, yaitu KMP Samandar (lintasan Ume Putih-Nalahia-Masohi), KMP Layo (Wailei-Ume Putih), dan KMP Danau Rana (Namlea-Masarete). “Tiga kapal lainnya, KMP Lofter, Tanjung Madlahar, dan Temi, beroperasi di wilayah Maluku Tenggara,” tambahnya.
Saat ditanya mengenai kemampuan kapal yang ada, Syamsuddin menjawab, “Untuk sementara, kami seram (siap).”
DPRD Apresiasi Kesiapan, Minta Koordinasi Ditingkatkan
Rapat ini menunjukkan keseriusan DPRD Maluku dalam memastikan kelancaran transportasi selama periode Natal dan Tahun Baru. Diharapkan, koordinasi antara berbagai pihak terkait terus ditingkatkan demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.( Tasya Patti )




