
Mengutip pernyataan Koordinator Daerah BEMUS Maluku, Jihad Nahumarury,dalam sebuah pernyataan resmi yang dikeluarkan hari ini, melalui saluran telepon kepada Media ini menjelaskan bahwa keprihatinan terkait diduga tidak optimalnya kinerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku. Ia mengklaim bahwa berbagai masalah yang terkait dengan sistem pendidikan di provinsi ini telah mengakibatkan dampak negatif terhadap kualitas pendidikan dan perkembangan siswa di Maluku.
Korda Maluku BEM Nusantara menegaskan bahwa tindakan ini bukan semata-mata untuk menjatuhkan, tetapi untuk meningkatkan mutu pendidikan di wilayah ini. Dalam pernyataannya ada harapan bahwa Gubernur Maluku harus segera mengambil tindakan yang sesuai dengan keseriusan permasalahan ini. Salah satu langkah yang diusulkan adalah mencopot Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku. Sekretaris Dinas Pendidikan dalam hal ini dianggap lamban dalam menerjemahkan visi Gubernur terkait penyiapan sumber daya manusia di Provinsi Maluku.
Fakta lapangan menunjukkan bahwa masih ditemukannnya benyak sekolah di daerah terpencil belum memiliki perpustakaan, laboratorium, ruang praktek siswa bahkan buku pendukung untuk menunjang kemajuan proses belajar mengajar. Sekolah di daerah terpencil hanya memiliki 1 (satu) guru PNS yaitu kepala sekolah dan guru lainnya adalah guru honorer. Belum lagi masih banyaknya penyelewengan dana BOS di sekolah sekolah menunjukkan tidak efektifnya kinerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku.
Salah satu contoh nyata dapat dilihat di SD Negeri 75 , Negeri Adm. Yainuelo, Kec. Amahai , Maluku Tengah, dimana kondisi ruang kelas yang kurang layak untuk digunakan. Pada bagian plafon ruangan sudah hancur dan rusak, namun tidak diperbaiki melainkan tetap digunakan dalam proses belajar mengajar.
Tuntutan BEM Nusantara untuk mencopot Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Maluku menggambarkan keprihatinan mereka terhadap mutu pendidikan di wilayah ini. Pihak berwenang diharapkan akan melakukan evaluasi dan tindakan yang diperlukan guna meningkatkan sistem pendidikan di Maluku. Ungkap Jihad Nahumarury ( Ina.Metrotimes )




